Bingung Usaha Apa? Cek Simulasi Modal & Prospek Warung Kopi


Kedai kopi adalah bisnis yang populer. Karena orang Indonesia tidak bisa lepas dari kopi dalam kesehariannya.

Untuk mengetahui hal-hal penting seputar bisnis kedai kopi, silahkan baca artikel berikut ini sampai selesai!

Ringkasan:

  • Membuka kedai kopi bisa menjadi pilihan untuk meningkatkan pendapatan karena pangsa pasarnya relatif besar.
  • Ada beberapa penjelasan perhitungan modal usaha coffee shop yang bisa Anda sesuaikan dengan konsep yang diinginkan.

Visi Peluang Bisnis di Era Saat Ini

Menjalankan bisnis adalah salah satu cara paling logis untuk menghasilkan uang. Bahkan, beberapa orang mencapai kesuksesan finansial melalui bisnis.

Saat ini, salah satu jenis usaha yang digeluti masyarakat adalah kedai kopi. Selain tidak membutuhkan tempat yang besar, produk yang dijual juga pasti laku karena sudah memiliki banyak peminat.

Sebagai salah satu jenis usaha favorit, kedai kopi kini lebih dari sekadar menjual minuman tersebut. Saat ini kedai kopi juga menjual makanan, mie instan, makanan ringandll.

Kemudian, bagaimana dengan prospek itu satu hal? Saat ini,Sebagai gambaran akan kita bahas bersama. Silakan lihat dengan hati-hati Ya!

Menghitung modal kedai kopi

Jika Anda ingin memulai bisnis kedai kopi, ada baiknya mengetahui detail tentang modal.

Untuk memulai bisnis ini untuk proferkita membutuhkan modal perantara Rp 18 – Rp 100 juta tergantung ukuran dan konsep yang dibawanya.

Berikut perkiraan modal yang bisa dijadikan acuan:

Rumah Kopi Rumah # 1

Pemodelan penanaman modal untuk beberapa kebutuhan adalah sebagai berikut:

Tabel simulasi modal

Estimasi biaya bulanan adalah sebagai berikut:

warung-kopi_modal-rumahan-2

Tabel Estimasi Biaya

Jadi, jumlah modal awal ditambah biaya bulan pertama adalah Rp 55.000.000.

Dari situ, pemilik bisa menghitung estimasi keuntungan dan ROI kedai kopinya. Berikut adalah contoh perhitungannya:

Kedai kopi itu seharusnya menjual 40 cangkir kopi per hari, dengan harga Rp 10.000.

Jadi kelebihannya:

Penjualan dalam 30 hari = (harga kopi x jumlah eksemplar terjual) x 30

Penjualan dalam 30 hari = ($10 x 40) x 30

Penjualan dalam 30 hari = Rp 12.000.000

Untung = penjualan dalam 30 hari – pengeluaran per bulan

Untung = Rp 12.000.000 – Rp 5.000.000

Untung = Rp 7.000.000

Pemodelan ROI = Modal Awal: Laba per Bulan

Penghasilan pemodelan modal = Rp 55.000.000 : Rp 7.000.000

Simulasi ROI = 7 – 8 bulan

[Baca Juga: Mengenal Kedai 27, Bisnis Kedai Kopi dengan Target 100 Outlet]

Kedai kopi bergaya kafe # 2

Berikut perkiraan modal kedai kopi ala café:

warung-kopi_modal-cafe-1

Tabel simulasi modal

Pengeluaran bulanan adalah:

warung-kopi_modal-cafe-2

Tabel Estimasi Biaya

Jadi, modal awal dan pengeluaran untuk bulan pertama adalah Rp41.750.000.

Dari situ, pemilik bisa menghitung estimasi keuntungan dan ROI kedai kopinya. Berikut adalah contoh perhitungannya:

Kedai kopi itu seharusnya menjual 40 cangkir kopi per hari dengan harga Rp 20.000 per cangkir.

Jadi kelebihannya:

Penjualan dalam 30 hari = (harga kopi x jumlah eksemplar terjual) x 30

Penjualan dalam 30 hari = ($20 x 40) x 30

Penjualan dalam 30 hari = Rp 24.000.000

Untung = penjualan dalam 30 hari – pengeluaran per bulan

Untung = INR 24.000.000 – Rp 6.750.000

Untung = Rp 17.250.000

Pemodelan ROI = Modal Awal: Laba per Bulan

Pemodelan ROI = Rp 35.000.000: Rp 17.250.000

Simulasi ROI = 2 bulan

Untuk informasi lengkap perhitungan modal kedai kopi, Anda juga bisa membaca artikel berikut Mau untung? Cari tahu dulu perhitungan modal awal yang pas untuk usaha kopi

Keuntungan dan prospek kedai kopi

Berikut keuntungan dan prospek bisnis yang satu ini:

#1 Harga komoditas relatif rendah

Keuntungan pertama dari bisnis ini produk murah. Hal ini membuat banyak yang rela membeli kembang gula di sana.

Selain itu, harga yang mereka terima sudah termasuk layanan tambahan seperti tempat selfiejaringan internet dan sebagainya.

#2 Prospek keuntungan

Bisnis di bidang ini dipertimbangkan menjanjikan keuntungan besar pemilik.

Selain kopi, pemilik juga bisa mendapatkan keuntungan dari penjualan produk lainnya.

#3 Tren kopi masih naik daun

kopi satu tren jangka panjang diantara orang muda. Bahkan, orang yang awalnya tidak menyukai kopi pun mulai melirik minuman ini.

Bisnis ini selalu memiliki prospek yang bagus, karena penikmat kopi baru bermunculan.

[Baca Juga: Apa Benar Kopi Dari Indonesia adalah Kopi Termahal di Dunia?]

Tips Bisnis Warung Kopi

Agar tidak salah langkah dalam membangun bisnis ini, Anda bisa memperhatikan hal-hal berikut ini:

Definisi konsep # 1

Pertama-tama, Anda perlu mendefinisikan konsep kedai kopi Anda. Pertumbuhan bisnis ini memaksa Anda untuk berpikir lebih keras untuk menemukan formula yang tepat.

Anda dapat memilih konsep dengan galeri, situs, materi iklan, dan sebagainya. Jika memungkinkan, menambahkan hewan, seperti kucing, dapat mendatangkan lebih banyak pelanggan.

#2 Lakukan Riset Pasar

Setelah Anda menemukan konsep yang tepat, Anda perlu melakukannya melakukan riset pasar.

Berikut adalah beberapa cara untuk melakukan riset pasar:

  1. Riset lokasi. Tujuannya adalah untuk membandingkan kemungkinan lokasi.

Dengan begitu Anda bisa menemukan lokasi yang benar-benar sesuai dengan konsep yang dipilih.

  1. Jelajahi pecinta kopi di area tertentu. Cara ini akan memaksa pemilik usaha untuk menjual lebih banyak produk.

Selain itu, memetakan selera penduduk setempat sangat membantu dalam menemukan formula yang tepat.

  1. Penelitian pemasok bahan baku kopi. Anda harus membandingkan beberapa penyedia untuk mendapatkan harga yang paling terjangkau.

#3 Tentukan pasar

Selain pengetahuan pasar, Anda juga perlu menentukan target pasar Baik.

Dengan target pasar yang tepat, Anda bisa membuat pilihan menu untuk menjual lebih banyak produk.

Misalnya, Anda sedang membangun bisnis ini di kampus maupun perkantoran. Anda kemudian dapat menyediakan menu peralatan yang cocok untuk mahasiswa dan isian untuk karyawan.

[Baca Juga: Ide Bisnis Sampingan Ini Sangat Menguntungkan, Cobain Yuk!]

#4 dekorasi

Membuat dekorasi yang tepat akan menonjolkan tema kedai kopi. Anda bisa menambahkan pot bunga, lampu hias, dan kursi kayu untuk dimainkan. pola.

#5 Pelajari Pemasaran

Jika Anda memulai bisnis ini sendiri, ada baiknya belajar membuat saham. Cara ini akan memudahkan Anda untuk menjual lebih banyak produk dan menarik pelanggan baru.

[Baca Juga: Catat! Ini Contoh Strategi Pemasaran untuk Mengembangkan Bisnis!]

Bangun bisnis sekarang juga

Kedai kopi merupakan bisnis yang menjanjikan. Banyak sekali penikmat kopi di Indonesia yang membuat bisnis ini selalu memiliki penggemar.

Berguna bagi seorang pebisnis untuk dapat mengelola keuangan baik pribadi maupun bisnis dengan baik.

Untuk referensi, Anda dapat menemukan panduan lengkapnya di e-book keuangan saya Pentingnya Mengelola Keuangan Pribadi dan Bisnis.

Atau bisa juga berdiskusi bersama perencana keuangan keuangan saya untuk mendapatkan nasihat sekitar perencanaan keuangan.

Cukup klik spanduk di bawah ini untuk memesan konsultasi. Ya.

Banner konsultasi WA - TM Besar

Pembahasan kali ini tentang bisnis kedai kopi. Sekarang saatnya untuk membagikan artikel ini dengan teman-teman Anda dan merencanakan bisnis bersama. Terima kasih!

Editor: Ismyuli Tri Retno

Sumber tautan:

  • Aditya Mardiastuti. 19 September 2022 Menghitung Modal Usaha Warung Kopi dan Langkah Memulainya. Finance.detik.com – https://bit.ly/3vhG7cZ
  • admin. 31 Agustus 2021 Cara memulai bisnis kedai kopi Rumah, Modal Kecil. Rumah.com – https://bit.ly/3GmEHE5
  • admin. Ketahui modal usaha kedai kopi dan tips menjalankannya. Jurnal.id — https://bit.ly/3YU99g5
  • Shirley Chandravardhani. 22 Juni 2022 Cara Memulai Bisnis Warung Kopi dengan Modal Kecil dan Perkiraan Untung. Kitalulus.com – https://bit.ly/3C5PU9C




https://actoncloud.com

Baca juga  Mengenal Jenis-jenis Pemasaran, Fungsi, dan Contohnya