Review realme Narzo 50 5G, HP Mid-Range dengan Performa Dahsyat


Sebagai salah satu brand smartphone yang mementingkan value for money, realme benar-benar tahu caranya memuaskan target audiensnya. Tidak hanya menyuguhkan realme seri angka dan seri realme C, realme juga sediakan Narzo series yang dikhususkan untuk memenuhi permintaan anak muda.

Itu mengapa, rata-rata smartphone yang berada di naungan Narzo senantiasa tawarkan performa dahsyat untuk bermain gim serta kapasitas baterai yang juga menunjang aktivitas berat dalam waktu lama.

Sebelumnya, realme Narzo 50 4G telah dirilis pada kuartal pertama tahun 2022, mengusung Helio G96 sebagai dapur pacunya. Mengingat kebutuhan gamer di Indonesia semakin meningkat, realme pun memutuskan untuk merilis varian 5G dari ponsel tersebut, memiliki tajuk realme Narzo 50 5G.

Sontak, smartphone inipun jelas membawakan peningkatan di beberapa sisi. Bukan hanya jaringan seluler yang lebih cepat, ponsel gaming ini juga bawakan chipset Dimensity 810 5G yang dapat hadirkan frame rate tinggi pada permainan berat.

Untuk mendapatkan gambaran jelas mengenai realme Narzo 50 5G, tim Carisinyal pun berkesempatan me-review ponsel tersebut. Bagaimana seluk-beluk HP tersebut? Simak ulasan realme Narzo 50 5G berikut ini.

Spesifikasi realme Narzo 50 5G

Layar IPS LCD 6.6 inci
Chipset MediaTek Dimensity 810
RAM 6 GB
Memori Internal 128 GB
Kamera
48 MP
(wide)


2 MP
(depth)
Baterai Li-Po 5000 mAh
Harga Saat Rilis Rp 3.299.000

Isi Paket Penjualan

realme Narzo 50 5G hadir pada kemasan berwarna biru muda dengan tampilan tulisan “narzo” yang menjeblak besar, nyaris memenuhi keseluruhan ruang.

isi paket penjualan 2_
Isi paket penjualand

Di dalamnya, Anda akan menemukan satu unit smartphone yang telah dilapisi antigores, buku manual, SIM ejector, soft case transparan, dan kepala charger 33 W beserta kabel datanya.

Desain

desain belakang_

Saat pertama melihat bodi belakang realme Narzo 50 5G, kami cukup terpana dengan desain yang diusungnya. Ponsel ini memiliki bentuk ujung yang flat alias datar alih-alih curved. Bagi kami, ini memberikan rasa genggam yang lebih kokoh dan tidak mudah slipped dari tangan.

Anda akan menemukan konsep desain dengan tekstur garis diagonal di panel belakangnya. realme menyebutnya sebagai Kevlar Speed Texture, memenuhi keseluruhan panel dari bawah ke atas.

Di samping modul kameranya, tekstur ini perlahan menghilang sehingga memberikan kesan gradasi yang elegan dan tampak premium. Berdasarkan laman spesifikasi resmi di situs realme, bodi smartphone memiliki dimensi panjang 163,8 mm, lebar 75,1 mm, dan ketebalan yang hanya 8,1 mm.

Unit yang kami gunakan memiliki varian warna hitam yang disebut dengan Hyper Black. Meski begitu, tampilan warna hitamnya tidak benar-benar pekat dan gelap sebagaimana smartphone lain pada umumnya. Justru menurut kami, warna Hyper Black lebih menyerupai biru dongker ketimbang hitam.

Ini merupakan warna yang terbilang lebih memukau, karena membuatnya stand out (menonjol) ketimbang HP lain yang juga memiliki warna hitam. Namun, ini kembali lagi ke selera pengguna masing-masing. Oh ya, realme Narzo 50 5G juga tersedia dalam satu varian lain yaitu Hyper Blue.

tampak samping kiri_
Tampilan samping kiri

Pada posisi layar di depan, sebelah kiri bodi menampung tombol dua tombol volume atas dan bawah, serta slot kartu SIM 1, dan slot SIM 2 yang sekaligus bisa menampung microSDXC hingga kapasitas 1 TB (slot hibrida).

tampak samping kanan_
Tampak kanan

Sedangkan, bagian kanannya memperlihatkan tombol Power yang sekaligus merupakan sensor pemindai sidik jari (side-mounted fingerprint). Penulis pribadi sangat menyukai peletakkan tombol-tombol ini. Ada beberapa smartphone yang meletakkan tombol volume dan Power di sisi yang sama, dan ini cukup menyulitkan saat mengambil screenshot pakai satu tangan.

tampak atas_
Tampilan atas

Di bagian atasnya terdapat earpiece yang juga sekaligus berfungsi sebagai speaker tambahan. Terdapat lubang kecil di sisi frame yang menurut kami merupakan sebuah mikrofon kedua. Pasalnya, ada lubang kecil serupa yang terlihat di sisi bawah bodi.

tampak bawah_

Selain mikrofon, sisi bawah smartphone juga memperlihatkan 3.5mm jack audio port, USB Type-C, dan juga speaker. Untuk sebuah ponsel di kelas harga mid-range, keberadaan port audio jadi hal yang bisa diapresiasi.

Selama pengalaman penulis, bodi ponsel terasa begitu kokoh di tangan dan sama sekali tidak memberikan kendala apapun mengenai kenyamanan grip. Bekas noda sidik jari yang umumnya biasa menempel di bodi, terasa cukup minim di smartphone ini.

Penggunaan sehari-hari pun tidak membuat tangan penulis cepat lelah atau pegal sekalipun dalam durasi panjang. Ini menandakan bahwa smartphone memang memiliki bobot ideal untuk memenuhi kebiasaan gamer yang suka bermain semalaman suntuk.

Penulis pun membandingkan bobot realme Narzo 50 5G dengan Xiaomi Mi A1 (165 gram) yang menjadi daily driver penulis. Meski ponsel Xiaomi tersebut lebih ringan dibanding realme Narzo 50 5G dengan bobot 190 gram, penulis pribadi tidak begitu merasakan perbedaan yang cukup signifikan.

Dengan kata lain, meski penulis sudah terbiasa dengan smartphone berbobot 165 gram, sama sekali tidak terpintas di benak penulis bahwa, “Oh iya ya, rupanya HP realme ini memang lebih berat.”

Kesimpulannya, tidak ada komplain yang bisa dilayangkan mengenai desain ataupun bodi dari perangkat pintar ini. Semua terasa dirancang sedemikian rupa untuk berikan pengalaman pengguna terbaik, baik itu dari sisi estetika maupun ergonomika.

Antarmuka Sistem Operasi

realme ui 3.0
realme Narzo 50 5G hadir dengan realme UI 3.0 berbasiskan Android 12

Semula, realme yang memang masih satu naungan dengan brand OPPO memang masih menggunakan antarmuka milik OPPO yaitu ColorOS. Akan tetapi, ponsel realme akhirnya melepaskan diri dengan OS tersebut dan memiliki antarmuka sendiri sejak tahun 2020. Antarmuka tersebut dinamakan realme UI.

Antarmuka yang dimiliki realme Narzo 50 5G dari pabrikannya adalah realme UI 3.0 yang berbasiskan Android 12. Perangkat hadir dengan kondisi bloatware yang terbilang cukup minim, menawarkan aplikasi bawaan yang tidak begitu memenuhi memori internal.

Beberapa aplikasi yang dibawakan adalah aplikasi besutan Google, seperti Files, Photos, Gmail, Duo, Calendar, Assistant, dan lain sebagainya. Setelah kami melakukan set up terhadap smartphone, kami pun langsung mengunjungi laman informasi Storage di pengaturan.

storage yang terpakai untuk sistem realme narzo 50 5G

Rupanya, ROM hanya memakan sebanyak 16% dari total kapasitas memori internal sebesar 128 GB. Ponsel masih menyediakan sekitar 100 GB lagi untuk menginstal aplikasi, gim, menyimpan file, dan lain-lain.

Pada Home Screen, pengguna disuguhkan dengan laman daftar aplikasi yang bisa digulir ke samping. Anda bisa melakukan tap and hold untuk memunculkan opsi kustomasi selayaknya smartphone Android pada umumnya.

home screen_
Tampilan Home Screen, Notification Center, dan Quick Setting

Secara default, Home Screen akan berada pada Drawer Mode yang memungkinkan pengguna dapat melakukan swipe up untuk memunculkan daftar aplikasi. Jika diinginkan, pengguna dapat memilih Standard Mode untuk menonaktifkan pemunculan drawer.

Untuk memudahkan navigasi, kami sarankan tetap gunakan Drawer Mode yang memungkinkan pengguna untuk melakukan search terhadap aplikasi melalui kolom yang tersedia, alih-alih harus mencari dengan mata satu per satu.

Melakukan swipe down dari sisi layar bagian atas akan memunculkan Quick Setting yang menampilkan notifikasi dan sejumlah menu pengaturan cepat seperti mengaktifkan WiFi, mobile data, profil suara, Bluetooth, flashlight, lokasi, mode pesawat, dan lain sebagainya. Di sini, Anda juga dapat melakukan penyetelan terhadap auto rotate, Dark Mode, dan juga Eye Comfort.

Saat Eye Comfort dipilih, Anda dapat mengatur untuk menyalakan Eye Comfort setiap saat atau berdasarkan jadwal yang ditetapkan. Fitur Eye Comfort ini akan mengurangi emisi cahaya biru pada layar sehingga mata pengguna tidak cepat lelah.

  • Metode Navigasi (Tombol dan Gestur)

Kemudian, antarmuka perangkat juga menyediakan dua cara navigasi yang berbeda yakni dengan tombol (back, Home, dan recent app), atau melalui gestur.

Penulis pribadi sebelumnya tidak pernah menggunakan navigasi gestur, selalu menggunakan navigasi tombol yang terdapat di bezel bawah Xiaomi Mi A1. Kendati demikian, penulis langsung dapat merasa familiar dengan gestur-gestur yang didukung smartphone realme ini.

pemilihan metode navigasi
Navigasi melalui tombol dan gesture

Pasalnya, menu pengaturan akan langsung membawa Anda pada sebuah tutorial singkat mengenai beragam gestur yang didukung, seperti mengakses menu “kembali” (back), menuju Home Screen, serta mengakses recent app.

Jika menggunakan mode Gesture Navigation, pengguna juga disuguhkan dengan opsi One Hand Mode. Saat mode ini diaktifkan melalui menu pengaturan, Anda tinggal perlu lakukan swipe down pada bagian bawah layar dan jendela akan menciut ke bawah.

Ada beberapa hal yang membuat penulis cukup kesulitan saat lakukan navigasi di HP ini. Pertama, saat berusaha mematikan smartphone. Rupanya saat menekan tombol Power yang lama, yang muncul justru malah Google Assistant alih-alih menu untuk restart atau turn off.

Screenshot_2022-01-01-12-05-33-65_fc704e6b13c4fb26bf5e411f75da84f2_

Menu mematikan hanya akan muncul ketika pengguna menekan tombol Power dan volume up secara bersamaan selama beberapa detik. Pada menu ini, Anda ditawarkan beberapa opsi seperti Emergency, Restart, Power off, dan Lock Screen.

Saat menu Emergency dipilih, layar akan menampilkan beberapa nomor telepon darurat seperti polisi, ambulan, pemadam kebakaran, dan lain-lain. Di bagian bawah, terdapat menu navigasi untuk mengakses laman Medical Info.

Pada laman Medical Info ini, Anda dapat memunculkan beragam informasi mengenai kondisi tubuh pengguna, seperti nama, tinggi, berat badan, jenis kelamin, golongan darah, dan sebagainya.

emergency

Kemudian, menu Emergency juga menampilkan ikon Flashlight SOS yang dapat membuat ponsel mengeluarkan cahaya senter dengan pola kode morse yang melambangkan huruf S, O, dan S secara berurutan dan berulang-ulang. Opsi lain yang bisa Anda pilih adalah buzzer yang akan mengeluarkan bunyi dengan pola kode morse SOS secara terus-menerus.

Kembali ke perihal mematikan smartphone, penulis tidak menemukan cara untuk mengubah pengaturan tombol Power. Penulis hanya menemukan cara untuk menonaktifkan Google Assistant saat tombol ditekan. Namun rupanya, tetap saja harus sambil menekan tombol volume up untuk mematikan.

  • Fitur Screen Unlock (Face Unlock dan Side-Mounted Fingerprint)

Masalah kedua adalah fitur Face Unlock yang hanya berfungsi ketika kondisi layar menyala. Jadi, jika kondisi layar smartphone mati dan Anda mengarahkan kamera selfie ke wajah, kunci layar tidak akan terbuka. Anda perlu menekan tombol Power terlebih dahulu, barulah Face Unlock akan memindai wajah Anda.

antarmuka face unlock dan fingerprint
Pengaturan Face Unlock dan Fingerprint

Kondisi seperti ini menjadikan fitur Face Unlock tidak lebih praktis dibandingkan sensor pemindai sidik jari. Pasalnya, fitur side-mounted fingerprint bisa membuka kunci layar dengan cepat dengan hanya menyentuh sensor tanpa harus menekan tombol apapun.

Terlepas dari kendala tersebut, fitur Face Unlock dan sensor sidik jari sama-sama memiliki akurasi yang kuat dan menawarkan proses pembukaan kunci layar yang cepat.

Jika Anda menyetel Face Unlock saat memakai kacamata, pemindai wajah tetap akan mengenali wajah Anda saat kacamata tidak dipakai. Namun, sayangnya Face Unlock ini gagal berfungsi saat Anda mengenakan masker.

  • Pengambilan Screenshot dan Screen Recording

Penulis juga sangat menyukai fitur pengambilan tangkapan layar (screenshot) yang begitu lengkap dan praktis digunakan. Cara yang paling umum digunakan untuk mengambil screenshot adalah menekan tombol Power dan volume down bersamaan.

gesture untuk ss
Gesture untuk mengambil screenshot penuh, parsial, dan scrolling screnshot

Namun, realme Narzo 50 5G juga menyediakan cara lain yakni dengan menggunakan gesture. Anda bisa menyentuh (tap) tiga jari pada layar untuk ambil screenshot. Anda juga bisa mengetuk dan hold menggunakan tiga jari jika ingin mengambil screenshot secara parsial.

Sedang ingin mengambil screenshot keseluruhan dari laman web? Tinggal perlu mengetuk dan hold pakai tiga jari kemudian gulir ke bawah sampai melewati tepian.

scrolling screenshot
Scrolling screenshot

Cara ini sangat praktis karena layar akan bergulir dengan sendirinya tanpa harus di-adjust secara manual. Anda hanya tinggal perlu mengetuk opsi “Done” jika ingin memberhentikan cakupan tangkapan layar.

edit screenshot
Fitur pengeditan screenshot, meliputi cropping, rotate, filter, tulisan, pengaturan saturasi dan kontras, dll.

Setelah screenshot diambil pakai cara apapun, Anda juga bisa langsung mengeditnya untuk menambahkan beberapa elemen visual seperti anotasi, panah, tulisan, dan sebagainya.

Kemudian, Android 12 juga membawakan fitur screen recording bawaan tanpa harus menginstal aplikasi pihak ketiga seperti pada versi-versi Android terdahulu. Menu screen recording ini bisa diakses menggunakan dua cara, yaitu melalui Quick Setting atau Smart Sidebar.

screen recording
Fitur screen recording di HP ini sangat inutitive, dapat merekam suara pengguna via mikrofon sekaligus merekam selfie.

Selain dapat merekam suara yang dihasilkan sistem dan aplikasi pada HP, fitur screen recording juga dapat merekam suara via mikrofon. Ini sangat berguna jika Anda berencana membuat konten tutorial untuk diunggah ke TikTok.

Supaya lebih terkesan seperti content creator, Anda juga dapat merekam video selfie agar memperlihatkan ekspresi wajah ketika menjelaskan.

Format screen recording yang bisa dipilih juga beragam, Anda bisa memilih resolusi mulai dari 480p, 720, hingga paling tinggi 1080p. Untuk frame rate-nya, bisa dipilih antara 15 FPS, 24 FPS, dan 30 FPS. Pengguna juga dapat memilih Dynamic yang akan menyesuaikan frame rate secara otomatis berdasarkan konten yang direkam.

  • Smart Sidebar dan Floating Window

Hal unik lainnya dari antamuka realme UI 3.0 di HP ini adalah kemudahan dalam ber-multitasking. realme Narzo 50 5G menyediakan fitur Floating Window 2.0 untuk membuka aplikasi kedua dalam bentuk jendela kecil yang posisinya bisa dipindah-pindahkan.

Berdasarkan pengalaman penulis pada HP ini, Anda bisa mengaktifkan floating window melalui Smart Sidebar yang harus Anda aktifkan dulu melalui menu pengaturan. Pasalnya, Smart Sidebar memang tidak aktif secara default.

floating window dan smart sidebar_

Smart Sidebar akan menampilkan shortcut terhadap tool paling populer yang sering digunakan, seperti pengambilan screenshot, pesan, kalkulator, Google Chrome, Photos, My Files, dan lain-lain.

Jika ingin menambahkan sendiri aplikasi atau tool ke dalam Sidebar, tinggal lakukan slide down pada Sidebar dan akan muncul tulisan Edit. Layar akan menampilkan daftar tool dan aplikasi pada tab yang terpisah, dan Anda hanya perlu memasukkannya ke Sidebar secara drag and drop.

floating window melalui menu recent task_

Selain melalui Smart Sidebar, fitur Floating Window juga bisa dilakukan dengan cara mengakses recent task. Kemudian, tinggal mengetuk simbol titik dua pada satu jendela yang ditampilkan.

Dengan cara ini, Anda pun bisa mengakses fitur splitcreen, yakni menampilkan dua jendela aktif secara bersamaan (atas dan bawah).

splitscreen
Melakukan splitscreen untuk menampilkan dua jendela aktif bersamaan

Kemudian, fitur Floating Window 2.0 di HP ini juga dapat difungsikan untuk memindahkan data/file dari satu aplikasi ke aplikasi lainnya. Misalnya, bisa saja dengan memasukkan aplikasi galeri foto ke Keep Notes.

Memindahkan file dari floating window ke jendela utama dengan cara drag-and-drop
Memindahkan file dari floating window ke jendela utama dengan cara drag-and-drop

Caranya cukup mudah. Anda tinggal perlu membuka My Files atau Photos sebagai floating window dan membuka aplikasi Keep Notes sebagai jendela utama.

Lalu, lakukan tap dan hold pada file yang ingin dimasukkan, kemudian geser file tersebut ke aplikasi utama. Cara yang sama juga berlaku saat hendak membagikan file foto/dokumen ke aplikasi Gmail sebagai attachment, atau ke aplikasi messenger seperti WhatsApp, LINE, dan Telegram.

realme UI 3.0 pada HP ini juga menawarkan fitur Privacy Dashboard yang dapat diakses melalui menu pengaturan. Fitur ini dapat menampilkan aplikasi-aplikasi mana saja yang telah mengakses mikrofon, lokasi, kamera, dan beragam permission lainnya, baik itu aplikasi sistem maupun pihak ketiga.

privacy dashboard_

Di fitur ini, Anda pun bisa mengkaji ulang kalau-kalau ada aplikasi tidak diinginkan yang secara tidak sengaja telah mendapatkan izin akses untuk mikrofon atau kamera. Anda tinggal perlu melakukan revoke izin tersebut agar privasi tetap terjaga.

Salah satu fitur andalan yang cukup banyak diantisipasi pada Android 12 adalah “Material You”, yakni fitur kustomasi tema yang dapat menyelaraskan warna-warna ikon dan elemen visual antarmuka dengan wallpaper apapun yang Anda gunakan.

Karena realme Narzo 50 5G juga menggunakan Android 12, kami pun memutuskan apa smartphone ini mendukung fitur tersebut atau tidak.

Kami menonaktifkan Dark Mode, lalu mengaktifkan wallpaper secara kustom. Hasilnya, ikon-ikon pada antarmuka rupanya benar-benar mengikut palet warna wallpaper tersebut.

realme 3.0 Material You narzo 50 5g
Mengganti wallpaper akan otomatis menyelaraskan warna ikon dan tampilan UI

Bagian antarmuka yang terpengaruhi Material You adalah pada Quick Control, menu pengaturan, dan juga beberapa aplikasi bawaan seperti kalkulator, My Files, browser, dan lain sebagainya.

wallpaper color picking

Anda pun bisa melakukan kustomasi lanjutan dengan mengakses menu Personalizations di pengaturan, lalu memilih opsi Wallpaper color picking.

Di sini, Anda tinggal pindahkan beberapa titik ke bagian warna wallpaper yang Anda suka. Nantinya, warna-warna inilah yang akan diaplikasikan pada serangkaian elemen visual di antarmuka.

  • Mode Satu Tangan (One Hand Mode)
onr hand mode realme UI 3.0
One Hand Mode

Seperti smartphone kelas menengah pada umumnya, realme Narzo 50 5G juga dihadirkan dengan fitur mode satu tangan. Fitur ini hanya bisa diaktifkan ketika Anda berada pada mode navigasi gestur.

Setelah mengaktifkan One Hand Mode melalui menu pengaturan sistem, Anda pun bisa melakukan swipe down pada bar gestur yang terletak di area paling bawah pada layar.

Namun menurut pengalamman penulis, kontrol untuk mengakses mode satu tangan ini sedikit hit and miss. Juga, ia hanya membuat layar menciut ke bawah dan membuat sebagian ikonnya menghilang. Pun saat membuka aplikasi (misalnya, Google Play Store), tampilan kembali ke kondisi semula.

menu dalam gim

Saat bermain gim manapun di smartphone realme Narzo 50 5G, selalu ada menu in-game yang bisa dimunculkan dengan cara melakukan flick (swipe) pada elemen visual yang berfungsi sebagai penanda, terletak di sebelah kiri layar.

Setelah dimunculkan, Anda bisa melihat informasi sekilas seperti jam, suhu ponsel, serta sisa baterai. Pada menu ini, pengguna juga dapat menyetel mode performa yang terbadi menjadi tiga preset, yakni Low Power Mode, Balanced mode, dan Pro Gamer Mode.

performance setting

Sesuai namanya, Low Power Mode akan mengurangi performa dalam gim (berimbas pada frame rate yang patah-patah) agar tidak terlalu banyak memakan daya baterai.

Sementara, Pro Gamer mode akan hadirkan grafis paling bagus dan frame rate paling stabil namun akan cepat menghabiskan baterai. Balanced Mode merupakan penyeimbang di antara keduanya, dan merupakan mode yang terpilih secara default.

game focus mode
Game Focus Mode

Beragam menu lainnya juga bisa dipilih, seperti voice changer, optimasi sentuhan (menonaktifkan gestur screenshot dan lain-lain untuk menghindari “salah pencet”), screen recording untuk merekam gameplay, mengunci orientasi, serta game focus mode yang akan memblokir panggilan telepon, alarm, notifikasi, dan lain-lain.

menu dalam gim
Memasukkan ikon aplikasi sebagai shortcut, supaya bisa membuka floating window dengan praktis.

Bisa dibilang, fitur menu in-game ini adalah “versi gaming” dari Smart Sidebar. Pasalnya, Anda juga bisa memasukkan shortcut menuju aplikasi dan tool yang diinginkan pada menu in-game tesebut agar dapat mengaktifkan floating window saat bermain gim.

menu dalam gim
Menampilkan informasi FPS, GPU, dan CPU dengan cara melakukan tap pada menu “System Status”

Oh ya, yang tidak kalah menariknya, kini Anda juga dapat menampilkan System Status yang berisikan informasi penting, yakni FPS, daya GPU, dan juga daya CPU. System Status ini akan selalu mejeng di bagian sisi atas layar dan hanya akan hilang ketika dinonaktikan.

Performa

performa realme narzo 50 5g

realme Narzo 50 5G memiliki performa yang tiada dua di segmen harga mid-range. Penggunaan chipset MediaTek Dimensity 810 5G sungguh sebuah keputusan yang tepat pada HP ini, menawarkan fabrikasi 6 nm sehingga membuatnya tidak cepat panas dan tidak boros baterai.

Dimensity 810 5G mencakup konfigurasi CPU sebanyak delapan inti yang dibangun atas formasi 2 + 4. Kedelapan inti tersebut adalah dua big core Cortex A76 (2.4 GHz) dan enam unit little core Cortex A55 (2 GHz).

Chipset yang pertama kali diperkenalkan pada Agustus 2021 ini memiliki GPU berupa Mali G57 MC2, berlari pada frekuensi 850 MHz. Sementara untuk kombinasi memorinya, perangkat dibekali dengan kapasitas internal 128 GB pada standar UFS 2.1 serta RAM berukuran 6 GB LPDDR4x.

Untuk semakin mempermudah pengguna dalam melkaukan aktivitas multi-tasking, tersedia pula fitur RAM Expansion yang bisa menambah RAM virtual sebanyak 2 GB, 3 GB, dan 5 GB. Efek dari penambahan RAM ini disebutkan akan tersaa setelah smartphone melakukan restart.

Akan tetapi, penulis merasakan bahwa RAM Expansion ini tidak memberi pengaruh signifikan terhadap kinerja gim maupun aktivitas pembukaan aplikasi.

Menurut pantauan kami, ini karena besaran RAM 6 GB saja sudah lebih dari cukup untuk bermain gim berat dan penggunaan harian. Tampaknya ini hanyalah salah satu dari kasus law of diminishing returns.

  • Benchmark AnTuTu v9, Geekbench, dan 3DMark Wild Life

realme Narzo 50 5G adalah salah satu smartphone kelas menengah dengan kinerja terbaik di industri. Ini terbukti saat perangkat diujikan serangkaian benchmark sintetis seperti AnTuTu v9, Geekbench, dan juga 3DMark Wildlife.

benchmark sintetis realme narzo 50 5G
Dari kiri ke kanan: Geekbench 5, AnTuTu v9, 3DMark Wild Life

Berdasarkan pengujian yang kami lakukan, realme Narzo 50 5G berhasil meraih skor benchmark yang begitu tinggi. Pada pengetesan AnTuTu v9, perangkat diketahui mencapai skor 389.321 poin. Lalu, pengujian Geekbench 5 mencatatkan skor 601 poin (single core) dan 1796 poin (multi-core).

3dmark wildlife stress test realme narzo 50 5g

Hasil pengujian 3DMark Wild Life pun menampilkan skor yang begitu tinggi di kelasnya, yakni 1.333 poin dengan rata-rata frame rate 8 FPS. Lebih lanjut lagi, perangkat juga berhasil raih skor loop terbaik sebesar 371 poin dan skor loop terendah sebesar 366 poin, memiliki stabilitas 98,7% pada Wild Life Extreme Stress Test.

perbandingan skor 3dmark wild life vulkan hp mid range realme narzo 50 5g
Perbandingan skor Wild Life pada 5 smartphone kelas menengah

Di dalam aplikasi 3DMark, tersedia fitur untuk melakukan perbandingan antara perangkat-perangkat lainnya. Kami pun memutuskan untuk compare skor HP ini dengan POCO M4 Pro 5G dan Redmi Note 11T 5G sebagai kedua ponsel midrange yang sama-sama gunakan Dimensity 810 5G.

Sebagai tambahan, kami juga lakukan perbandingan dengan Samsung Galaxy A32 5G dengan chipset Dimensity 720 dan POCO X4 Pro 5G dengan Snapdragon 695 5G. Kesemuanya ini memiliki rentang harga yang mirip-mirip, berada di kisaran 3 jutaan.

Hasilnya cukup menarik. Rupanya realme narzo 50 5G hadir sebagai juara yang menghasilkan skor paling tinggi di antara keempat smartphone pesaingnya.

  • Pengujian Kecepatan Storage

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, realme Narzo 50 5G memiliki kapasitas storage internal sebesar 128 GB pada standar UFS 2.1. Perangkat ini juga menyediakan slot SIM hibrida untuk disisipkan memori eksternal.

Performa gim tidak hanya murni dipengaruhi oleh chipset saja, melainkan salah satunya juga kecepatan memori internal dalam melakukan baca dan tulis terhadap sistem.

Antutu 9 realme Narzo 50 5G
Hasil pengujian kecepatan storage tertinggi (kiri) dan pengujian terendah (kanan)

Tim Carisinyal melakukan pengetesan kecepatan storage sebanyak 10 kali menggunakan AnTuTu v9. Di antara kesepuluh hasil pengujian, skor terbaik yang didapat adalah 38.030 poin dengan kecepatan baca dan tulis sekuensial sebesar 969,1 MB per detik dan 505,7 MB per detik. Adapun untuk baca dan tulis random meraih hingga kecepatan 190,1 MB per detik dan 204,8 MB per detik.

Sedangkan untuk pengujian dengan hasil skor terendah adalah sebesar 26.006 poin, dengan kecepatan baca dan tulis sekuensial 908,8 MB per detik dan 108,4 MB per detik, serta baca dan tulis random berkecepatan 153.8 MB per detik dan 115,4 MB per detik.

Setiap perangkat akan mengalami peningkatan suhu saat bermain gim dalam waktu lama. Saat peningkatan suhu terlalu tinggi, hal ini berakibat pada masalah overheating dan akan berisiko menyebabkan kerusakan pada komponen.

Itu mengapa, banyak ponsel pintar yang dirancang untuk menurunkan performanya saat mencapai suhu tinggi tertentu, guna menurunkan suhu perangkat pada kondisi yang lebih optimal. Penurunan performa ini dinamakan sebagai throttling.

Sekarang, pertanyaannya adalah seberapa besar realme Narzo 50 5G cenderung meraih suhu tinggi ketika bermain gim? Ini akan sangat bergantung pada efisiensi chipset, optimasi sistem operasi, ataupun fitur sistem pendingin yang dimiliki ponsel.

Jika kami menilik pada laman produk resminya, tidak ditemukan keterangan mengenai sistem pendingin seperti apa yang digunakan. Namun, ini bukan berarti ponsel tersebut memiliki kemampuan yang buruk untuk menjaga performa tinggi berkelanjutan.

Untuk menguji seberapa lama perangkat berada pada kondisi performa terbaiknya, penulis melakukan pengujian CPU Throttling selama 15 menit. Hasilnya seperti yang bisa dilihat di bawah ini.

cpu throttling test realme narzo 50 5g 15 minute

Berdasarkan hasil, perangkat memiliki performa yang cukup fluktuatif namun masih cenderung stabil. Bahkan saat terjadi throttling, ponsel ini masih sanggup bertahan di tingkatan performa 94% sepanjang 15 menit pengujian.

Ini membuktikan bahwa realme Narzo 50 5G memang cenderung tidak cepat panas, bahkan saat menangani heavy load alias muatan berat. Dengan kata lain, ANda bisa ekspektasikan performa yang senantiasa stabil meski bermain gim dalam waktu cukup lama.

Hasil skor benchmark sintetis tidak bisa sepenuhnya menggambarkan performa sebuah ponsel pintar di dunia nyata. Oleh karena itu, kami pun mengujikan beberapa gim paling populer di Google Play Store untuk mengetahui seberapa lancar frame rate yang berhasil didapat.

Saat pengujian, smartphone menggunakan WiFi dan tidak mengaktifkan mobile data. Ponsel juga berada pada mode pengaturan Pro Gamer Mode untuk menunjukkan potensi tertingginya.

pengaturan ml
Pengaturan grafis dan refresh rate pada Mobile Legends: Bang Bang
frame rate ml realme narzo 50 5g
Frame rate yang didapat sepanjang permainan tetap stabil

Seperti yang sudah bisa ditebak, realme Narzo 50 5G menampilkan performa yang lancar saat memainkan Mobile Legends: Bang Bang. Pengaturan grafis yang dipakai adalah High, dan refresh rate berada di pengaturan Super.

Frame rate yang didapat selalu konstan di angka 60 FPS dengan sesekali penurunan ke 59 FPS. Sayangnya, saat ingin memilih grafis Ultra, menu tersebut rupanya tidak dapat digunakan (grayed out). Padahal kami yakin ponsel ini tetap mampu pertahankan gameplay yang lancar dengan grafis semaksimal mungkin.

lowest 60_
Pengaturan Genshin Impact, Grafis Lowest – 60 FPS
lowest 60 frame rate_
Stabil di 40-50 FPS

Untuk permainan Genshin Impact, Anda bisa mengekspektasikan performa yang cukup stabil di antara 40-50 FPS pada pengaturan Lowest – 60 FPS. Baik saat berkelana ataupun menyerang musuh, tidak terlihat adanya frame rate yang patah-patah sepanjang permainan.

highest 60
Highest – 60 FPS
highest 60
Frame rate berkisar di angka 22-28 FPS

Kami pun mencoba untuk memainkan Genshin Impact pada pengaturan grafis tertinggi (Highest), serta dengan pengaturan frame rate 60 FPS. Hasilnya pun di luar perkiraan kami. Rupanya, permainan tetap dapat berlangsung secara lancar dengan frame rate di antara 22 hingga 28 FPS.

Ya, kendati masih terlihat frame yang agak patah-patah, namun ini tetap menjadi salah satu performa yang paling bisa dibanggakan pada smartphone kelas mid-range.

Jika ingin tetap mempertahan kualitas grafis memukau namun dengan frame rate lebih tinggi, Anda bisa gunakan mode grafis High – 60 FPS. Saat diujikan, permainan cukup stabil di kisaran 32 FPS walau sesekali ngedrop hingga 24 FPS.

Sementara ketika pengaturan grafis berada di Medium – 60 FPS, Anda bisa ekspektasikan frame rate stabil di atas 35 FPS. Jikapun ada frame drop saat adegan intens, frame rate hanya sedikit di bawah 30 FPS.

Setelah mencoba permainan Genshin Impact selama sekitar 15 menit, menu in-game bawaan perangkat menunjukkan suhu mencapai 47 derajat celsius. Meski begitu, penulis tidak terlalu merasakan hawa panas di tangan dan tetap dapat menikmati jalannya permainan dengan nyaman.

Layar

tampilan layar realme narzo 50 5g

realme Narzo 50 5G hadir dengan panel layar IPS LCD berukuran 6,6 inci. Resolusinya mengusung angka 1408 x 1080 piksel (Full HD+) dengan dukungan refresh rate 90 Hz dan touch sampling rate 180 Hz.

Meskipun bukan OLED, layar tetap mampu menampilkan sebanyak 16,7 juta warna. Selama pengujian pun, kami sungguh merasakan warna-warna yang begitu menyala dan terlihat menyenangkan.

Rasio perbandingan bodi-ke-layar di HP ini mencapai 90,7% berkat bezel yang dirancang cukup tipis. Sedikit pengecualian pada bezel bagian dagu yang memang terlihat lebih tebal dibanding sisi-sisi lainnya.

dead trigger 2 90 hz
Berdasarkan System Status dan Display Checker, Dead Trigger 2 meraih frame rate 90 FPS pada refresh rate 90 Hz
alto's adventure 90 hz
Hal yang sama juga ditunjukkan pada permainan Alto’s Adventure

Refresh rate yang bisa dipilih pada smartphone ini adalah Auto-select, High, dan Standard. Kami pribadi tidak begitu merasakan perbedaan antara Auto-select dan High, karena keduanya sama-sama tampilkan refresh rate 90 Hz pada sisi antarmuka dan beberapa gim yang mendukung, seperti Dead Trigger 2 dan Alto’s Adventure.

Untuk dapat menikmati pengalaman menonton optimal di platform OTT seperti Netflix dan Amazon Prime Video, layar realme Narzo 50 5G juga telah dibekali dengan sertifikasi DRM (Digital Rights Management) di tingkatan tertinggi yaitu Widevine L1.

realme narzo 50 5g drm widevine l1
Berdasarkan informasi yang ditampilkan aplikasi DRM Info, layar realme Narzo 50 5G memiliki Widevine L1
netflix widevine l1 realme narzo 50 5g
Penemuan Widevine L1 rupanya juga selaras pada laman playback specification di aplikasi Netflix

Dengan sertifikasi Widevine L1, pengguna dapat merasakan resolusi tertinggi pada Netflix, namun tentu harus disertai dengan akun yang menyertakan fitur streaming 1080p.

Dan, jika Anda senang menonton Netflix atau YouTube, rupanya HP ini memiliki fitur background streaming yang dapat membuat video tetap berjalan meski layar dalam kondisi mati atau saat Anda keluar dari aplikasi.

Pada tingkat kecerahannya, laman resmi realme menyebutkan HP ini bisa mencapai kecerahan tipikal 480 nit. Namun ketika kami mengetes kecerahan layar pada kondisi maksimal, tingkat kecerahan yang kami dapat hanya berkisar di angka 382 nit.

Cara yang kami lakukan adalah dengan menginstal aplikasi Lux Light Meter pada realme C17, dan menggunakan sensor pengenali cahaya di HP tersebut untuk mendeteksi kecerahan layar realme Narzo 50 5G. Bisa jadi, cara ini kurang cukup akurat untuk menggambarkan tingkat kecerahan sebenarnya.

Yang pasti, penulis tidak merasakan kesulitan membaca isi layar saat berada di luar ruangan saat siang hari. Bahkan ketika mengunjungi taman saat matahari sedang terik-teriknya, tulisan dan gambar di layar tetap terlihat terang dan terbaca dengan jelas.

Baterai

baterai realme narzo 50 5g

Berbekal chipset yang dibangun atas proses fabrikasi 6nm, membuat baterai ponsel ini terbilang sangat awet. Ini juga dikarenakan kapasitas jumbo yang dibawakannya yakni 5.000 mAh.

Ponsel juga menawarkan port pengisian daya USB Type-C dengan dukungan 33 W Dart Charge sebagai fitur pengisian daya cepatnya (fast charging). Menariknya, sudah tersedia charger 33 W di dalam boks penjualannya.

Kondisi ketahanan baterai yang pakai adalah sebagai berikut: volume speaker di 50%, kondisi kecerahan layar di 200 nit, WiFi terhubung, dan tidak mengaktifkan mobile data.

Baterai realme Narzo 50 5G terbukti memiliki ketahanan yang luar biasa awet. Pada pengujian PC Mark Work 3.0 Battery Life, perangkat dapat bertahan hingga durasi 22 jam 16 menit.

pcmark battery realme narzo 50 5g
PC Mark Work 3.0 Battery Life

Pun pada penggunaan sehari-hari, penulis tidak pernah berhasil membuat baterai benar-benar habis setelah pemakaian seharian penuh. Baik itu saat mengujikan beragam tes maupun juga bermain gim.

Setelah memainkan Genshin Impact selama kurang lebih 1 jam, baterai yang termakan hanyalah 455 mAh atau setara dengan 9,11%. Begitu pun setelah memainkan COD Mobile selama 27 menit, hanya mengurangi baterai sebesar 209 mAh (4,2%).

antutu charging test
AnTuTu v9 Charging Test

Masih dengan kondisi smartphone yang sama, penulis pun mengujikan durasi pengisian daya cepat 33 W menggunakan charger dan kabel data bawaan. Saat diujika pada aplikasi AnTuTu v9, perangkat dapat diisi dari 18% ke 99% dalam waktu 1 jam 35 menit.

Kamera

kamera realme narzo 50 5g

realme Narzo 50 5G merupakan smartphone yang dikhususkan untuk gaming, namun bukan berarti kualitas kameranya tidak layak diacungi jempol. Di belakangnya, tersemat lensa utama 48 MP Ultra HD Camera dengan bukaan f/1.79 dan FOV sebesar 79,8 derajat.

Sebagai kamera pendampingnya, perangkat dilengkapi dengan lensa portrait B&W berkekuatan 2 MP, hadir dengan bukaan f/2.4 dan FOV 89,1 derajat.

Hanya memiliki konfigurasi Dual Camera memang membuatnya kalah saing dengan beberapa rivalnya. Terlebih mengingat ia tidak memiliki kamera ultrawide.

  • Kamera utama 48 MP vs. Auto

Mengingat kamera HP ini memiliki resolusi lensa sebesar 48 MP, tentu ia menghadirkan teknologi Quad Bayer yang menggabungkan empat piksel berdekatan menjadi satu. Hal ini membuatnya mampu menghasilkan output gambar dengan resolusi 12 MP dengan detil dan ketajaman lebih baik.

Pengguna juga mampu gunakan mode full 48 MP, dan secara teori semestinya ini dapat membuat hasil foto jadi lebih detil meski di-zoom.

Namun menurut pengalaman penulis, hasil foto 48 MP tidak berbeda jauh dengan Auto setelah di-zoom. Saking perbedaannya yang minim, kami sarankan Anda untuk gunakan mode Auto saja karena ukuran gambarnya yang lebih kecil dan tidak terlalu memakan storage. Berikut adalah sampel foto keduanya yang telah kami ambil.

mode auto
Mode Auto
mode 48 mp
Mode 48 MP

Kondisi pemotretan siang hari di HP ini begitu memuaskan. Rentang dinamisnya terlihat begitu oke, warna-warna yang ditampilkan begitu punchy dan enak dilihat. Detilnya pun terlihat dengan cukup jelas. Berikut ini adalah hasil-hasil fotonya.

kamera belakang auto realme narzo 50 5g
kamera belakang auto realme narzo 50 5g
kamera belakang auto realme narzo 50 5g
kamera belakang auto realme narzo 50 5g

Saat kami mencoba mengubah resolusi rekaman video, rupanya viewfinder hanya menampilkan 720p dan 1080p saja. Ini artinya, ponsel memang tidak mendukung perekaman 4K. Sebuah kekurangan yang cukup jarang terjadi di HP kelas menengah.

resolusi video
realme Narzo 50 5G hanya mendukung dua resolusi yakni 720p dan 1080p

Lalu untuk mengetes apakah ponsel memiliki stabilisasi yang baik atau tidak, realme Narzo 50 5G pun dipakai untuk merekam kondisi perjalanan saat berada di dalam mobil bergerak. Kami membandingkan videonya dengan realme C17 yang tidak memiliki gyro-EIS, dan hasil video dari keduanya comparable.

Terlihat bahwa video tidak terekam dengan stabil alias shaky, meskipun kendaraan melaju dengan kecepatan lambat. Pun ketika dicari opsi untuk menyalakan mode stabilisasi, penulis tidak dapat menemukannya. Tandanya, smartphone memang tidak dihadirkan dengan gyro-EIS.

Perangkat memiliki kamera depan dengan resolusi 8 MP pada bukaan f/2.0 dan focal length 26 mm. Sama seperti kamera belakangnya, kamera depan ini juga tidak memiliki stabilisasi gyro-EIS, serta mendukung resolusi perekaman 720p dan 1080p.

selfie
Hasil foto kamera selfie
selfie portrait
Hasil foto selfie portrait
portrait kamera belakang realme narzo 50 5g
Mode portrait kamera belakang

Kamera depan tidak hanya dapat mengambil gambar secara default melainkan bisa juga untuk hasilkan foto bokeh. Kedua foto punya kualitas foto yang cukup baik dengan exposure yang oke dan detil yang terjaga.

Mode portrait selfie-nya pun berhasil menghasilkan efek bokeh yang bagus. Isolasi subjeknya terbilang rapi. Penulis pun tidak perlu melakukan tap dulu pada viewfinder untuk mengunci fokus.

Hasil foto portrait yang memuaskan juga terlihat pada kamera belakangnya. AI pada kamera HP ini dapat dengan akurat mendeteksi bagian mana yang menjadi subjek utamanya, dan memberikan isolasi dengan rapi.

Jelas saja, sebagaimana smartphone berkualitas di rentang harga menengah, realme Narzo 50 5G juga dihadirkan dengan fitur mode malam. Mode tersebut memang ada pengaruhnya saat memotret di kondisi minim cahaya, meningkatkan exposure serta mengurangi intensitas cahaya dari lampu agar detilnya lebih terlihat.

auto low light_
Low Light tanpa Night Mode
mode malam_
Night Mode

Berdasarkan perbedaan kedua foto di atas, yang paling kentara adalah rentang dinamisnya. Terlihat bahwa lampu dari dalam ruangan minimarket dan pada tiang lampu menjadi tidak terlalu terang agar logonya terlihat dengan jelas.

Ada sebuah fitur unik pada fotografi realme narzo 50 5G yakni Street Mode. Fitur ini dapat membantu Anda mengambil gambar pada kondisi jalanan dengan lebih baik.

street mode 24 mm
Street mode 24 mm
street mode 120 mm
Street mode 120 mm

Pada kondisi siang hari, kami tidak begitu melihat adanya perbedaan kualitas gambar secara keseluruhan antara Street Mode dan mode Auto biasa. Namun, perbedaan yang kami notice adalah kendaraan bergerak cenderung tidak ngeblur saat difoto.

Simpulan

Siapapun tidak dapat mengelak kalau realme Narzo 50 5G merupakan salah satu smartphone kelas menengah terbaik yang bisa didapatkan. Performa yang disuguhkan benar-benar tidak tertandingi di kelasnya, bahkan hasil benchmark-nya pun lebih unggul dari sebagian besar pesaingnya.

Ponsel pintar yang menjadi penerus dari realme narzo 30 ini dirilis pada 24 Mei 2022 di pasar Indonesia, memiliki banderol harga Rp3.299.000,-. Berikut adalah poin-poin kelebihan dan kekurangan yang bisa ditemukan pada realme Narzo 50 5G.

Kelebihan

  • Sisi antarmuka realme UI 3.0 yang cantik dan kaya akan fitur
  • Performa Dimensity 810 5G sungguh bersinar di HP ini, berhasil pertahankan sustained performance meski bermain gim dalam waktu lama
  • Tampilan bodi yang elegan, premium, dan terasa kokoh
  • Hadir dengan kualitas speaker stereo yang kencang
  • Kualitas hasil foto siang hari yang memukau
  • Ketahanan baterai yang luar biasa dengan fast charging 33 W yang gesit

Kekurangan

  • Tidak memiliki kamera ultrawide
  • Tidak memiliki stabilisasi gyro-EIS

Seandainya smartphone ini hadir dengan lensa ultrawide, realme Narzo 50 5G sudah pasti menjadi barang auto buy di kalangan muda-mudi. Minimnya stabilisasi gyro-EIS juga cukup disayangkan.

Meski umumnya para gamer hard core lebih membutuhkan sisi performa ketimbang kamera, sensor ultrawide dan stabilisasi tetap jadi barang penting di era kreasi konten mengingat maraknya Instagram Reels dan TikTok.

Kendati demikian, smartphone ini adalah satu-satunya yang Anda butuhkan untuk bermain gim terberat sekalipun dengan lancar. Ketahanan baterainya juga merupakan salah satu yang terbaik di kelasnya, membuatnya cocok untuk menunjang aktivitas seharian penuh.

Dan jika Anda sesekali membutuhkan kamera untuk mengabadikan momen, lensa utama 48 MP-nya sangat mampu hasilkan foto berkualitas tinggi. Tertarik membelinya?


https://actoncloud.com

Baca juga  15 Aplikasi Kamera Webcam Terbaik untuk Laptop