10 Laptop yang Bagus untuk Desainer Grafis di Tahun 2022


Profesi desain grafis merupakan profesi yang sedang menjamur saat ini. Banyak perusahaan, baik yang sudah besar maupun perusahaan rintisan, punya karyawan yang spesialis di desain grafis.  Hal ini juga ditenggarai dengan menjamurnya jurusan desain grafis atau sejenisnya di kampus, bahkan di sekolah kejuruan.

Dalam menjalankan tugasnya, para pelaku desain grafis harus ditunjang dengan perangkat pendukung kerja agar bisa menghasilkan karya yang bagus. Perangkat, dalam hal ini adalah sebuah komputer yang bisa memfasilitasi kebutuhan para desainer grafis. Karena itu, dibutuhkan perangkat komputer dengan spesifikasi yang baik untuk menunjang kerja desainer grafis.

Pada zaman sekarang, para desainer lebih memilih laptop dibanding komputer. Perusahaan juga umumnya memberikan fasilitas laptop untuk kebutuhan kerja para desainer grafis. Selain ringkas dan mudah dibawa ke mana-mana, laptop juga lebih praktis dan tentu saja lebih hemat daya dibanding perangkat PC.

Perangkat laptop untuk desainer grafisnya umumnya adalah perangkat laptop yang punya spesifikasi tinggi. Umumnya sih perangkat yang digunakan adalah laptop gaming mahal, karena tidak sedikit desainer grafis yang juga punya hobi main game. Tapi, sebenarnya akan lebih efektif jika para desainer grafis memilih untuk memakai laptop khusus untuk desain grafis seperti 10 laptop berikut ini.

1. Apple Macbook Pro M1 2021

  • Layar: 14 inci, Liquid Retina XDR, 1600 nit, rasio kontras 1 juta:1
  • Processor: M1 Pro (10 core CPU, 16 core neural engine) atau M1 Max (10 core CPU, 16 core neural engine)
  • Graphic Card: 16 core GPU (M1 Pro), 32 core GPU (M1 Max)
  • RAM: 32 GB (M1 Pro), 64 GB (M1 Max)
  • Storage: 1 TB
  • Optical Drive:
  • Konektivitas: WiFi 6
  • Port: 1x SDXC, 1x HDMI, 3x Thunderbolt 4, 1x jack audio 3,5 mm, 1x MagSafe
  • Baterai: Hingga 17 jam

Apple kian percaya diri setelah meraih keberhasilan dengan chipset M1. Rangkaian produk mereka dengan chipset M1 mampu menghasilkan performa dan efisiensi yang optimal. Pengembangan cip M1 pun berlanjut dan MacBook Pro M1 2021 jadi yang pertama mencicipinya.

Uniknya, laptop ini tersedia dalam dua chipset. Ada yang memakai M1 Pro ada pula yang menggunakan M1 Max. Dalam hal performa komputasi, kedua chipset sama-sama mengandung CPU 10 core. Namun, dalam olah grafis, M1 Max lebih unggul karena punya GPU dengan core lebih banyak.

Apple menyebut, olah grafis M1 Max 4x lebih cepat ketimbang M1 Pro. Kendati demikian, keduanya sudah mumpuni. Terlebih kinerja chipset ini sudah makin optimal bekerja pada sistem operasi macOS Monterey, termasuk dengan aplikasi editing-nya.

Anda kini bisa lebih mantap membuat kreasi di aplikasi seperti Final Cut Pro, Logic Pro, dan Cinema 4D. Guna menambah nyaman pengeditan, laptop ini memiliki tiga port Thunderbolt. Sehingga Anda bisa menyambungkannya ke beberapa layar eksternal dengan resolusi hingga 4K.

Jika proyek Anda termasuk sangat berat, port Thunderbolt tersebut juga bisa disambungkan ke GPU eksternal untuk mempercepat kerja. Beberapa hal menarik lain yang dimiliki MacBook Pro ini adalah layar Liquid Retina XDR dengan detail warna tinggi, enam speaker dan mikrofon stereo,

Ada juga fitur keamanan biometrik Touch Id. Selain varian dengan layar 14 inci, MacBook Pro M1 2021 juga tersedia varian layar 16 inci. Harga laptop ini dijual di kisaran mulai Rp30 jutaan.

2. ASUS ROG FLOW Z13 GZ301ZC

ASUS ROG Flow Z13 GZ301ZE
  • Layar: 13,4″ WUXGA (1920 x 1200) Touch Screen 16:10, 120Hz IPS-Level 500Nits
  • Processor: Intel Core i7-12700H Processor 2.3 GHz (24M Cache, up to 4.7 GHz, 14 cores: 6 P-cores and 8 E-cores)
  • Graphic Card: NVIDIA GeForce RTX 3050 (VRAM 4GB GDDR6)
  • RAM: 16 GB LPDDR5
  • Storage: 512GB M.2 2230 NVMe PCIe 4.0 SSD
  • Optical Drive:
  • Konektivitas: WiFI 6e, Bluetooth 5.2
  • Port: 1x ROG XG Mobile Interface, 1x Thunderbolt 4 (support DisplayPort & power delivery), 1x USB 2.0 Type-A, 1x USB 3.2 Gen 2 Type-C, 1x card reader (microSD) (UHS-II), 1x 3.5mm Combo Audio Jack
  • Baterai: 56WHrs, 4S1P, 4-cell Li-ion

ASUS ROG Flow Z13 edisi 2022 ini sebetulnya adalah laptop gaming. Namun, melihat potensi hardware yang dimilikinya, laptop Rp26 jutaan ini juga layak dipertimbangkan oleh para content creator. Pasalnya, laptop ini sudah memakai Intel Core i7 generasi ke-12 yang kencang dan efisien.

CPU dengan TDP 45W itu dikawinkan dengan GPU diskret kelas atas GeForce RTX 3050 yang sudah mendukung teknologi ray tracing. Lalu, layar IPS Full HD-nya menggunakan permukaan glossy. Permukaan ini memang memantulkan cahaya, tetapi disukai para editor karena dapat menampilkan warna lebih detail ketimbang layar matte.

Selain karena hardware-nya, laptop ini nyaman digunakan untuk content creation lantaran formfactor-nya. Ya, ROG Flow 13 adalah laptop fleksibel. Ia bisa dipakai dengan mode laptop, bersandar dengan penyangga yang sudah built-in di punggungnya, atau dijadikan tablet dengan melepas keyboard-nya.

Selain fleksibel, ROG Flow Z13 juga ringan dengan bobot hanya 1,18 kg. Adapun layar laptop ini memang kurang memuaskan buat sebagian orang karena bentangnya hanya 13,3 inci. Namun, Anda bisa memanfaatkan port Thunderbolt 4-nya ke monitor eksternal.

Baca juga  Cari Tahu 10 Kelebihan dan Kekurangan Infinix Smart 6 HD

3. HP Victus 

10 Laptop yang Bagus untuk Desainer Grafis di Tahun [year] 3
  • Layar: 40.9 cm (16.1″) diagonal, FHD (1920 x 1080), 144 Hz, 7 ms response time, IPS, micro-edge, anti-glare, Low Blue Light, 300 nits, 100% sRGB, TUV+Eyesafe® Display for Low Blue Light
  • Processor: Intel® Core™ i7-11800H (up to 4.6 GHz with Intel® Turbo Boost Technology, 24 MB L3 cache, 8 cores, 16 threads) / Intel® Core™ i5-11400H (up to 4.5 GHz with Intel® Turbo Boost Technology, 12 MB L3 cache, 6 cores, 12 threads)
  • Graphic Card: Intel® UHD Graphics, NVIDIA® GeForce RTX™ 3060 Laptop GPU (6 GB GDDR6 dedicated) / NVIDIA® GeForce RTX™ 3050 Laptop GPU (4 GB GDDR6 dedicated)
  • RAM: Hingga 32 GB DDR4
  • Storage: Two 256 GB PCIe® NVMe™ TLC M.2 SSD with RAID 0 configured
  • Optical Drive:
  • Konektivitas: Integrated 10/100/1000 GbE LAN, Intel® Wi-Fi 6 AX201 (2×2) and Bluetooth® 5 combo (Supporting Gigabit data rate), MU-MIMO supported
  • Port: SuperSpeed USB Type-C® 5Gbps signaling rate (DisplayPort™ 1.4, HP Sleep and Charge), 1 SuperSpeed USB Type-A 5Gbps signaling rate (HP Sleep and Charge), 2 SuperSpeed USB Type-A 5Gbps signaling rate, 1 RJ-45, 1 headphone/microphone combo, 1 HDMI 2.1(RTX 3050/3050 Ti/3060)
  • Baterai: 4-cell, 70 Wh Li-ion polymer

HP Victus adalah laptop idaman yang pastinya tidak akan lag seberat apapun jenis aktivitas yang dilakukan. Mau edit video, bermain game modern keluaran 2020 ke atas dengan pengaturan grafis mentok kanan, semua pasti lancar jaya.

Mengapa? Karena laptop ini diotaki oleh kombinasi Intel Core generasi ke-11 serta kartu pengolah grafis NVIDIA GeForce RTX 30 series. Anda bahkan bisa mengaktifkan ray tracing di game supaya kualitas grafis memunculkan visual pantulan cahaya yang terasa begitu nyata.

Pastinya, VGA buas tersebut juga akan bermanfaat sekali saat melakukan rendering terhadap video berukuran besar yang sedang Anda edit. Ditambah lagi, kemampuan SSD NVMe miliknya telah dikonfigurasikan dengan teknologi RAID 0, sehingga total kapasitas keseluruhan menjadi 1 TB dan memiliki kecepatan tulis data yang 2x lebih cepat.

Di segi layar, bentang ukurannya mengusung angka yang begitu besar (16,1 inci), dengan teknologi micro-edge yang menyebabkan bezelnya terlihat begitu tipis. Layar juga tak akan membuat mata cepat lelah karena terselimutkan dengan pemfilteran sinar biru dengan sertifikasi TUV Rheinland.

Selain itu, masih banyak hal lain yang membuat HP Victus cocok digunakan sebagai sarana desain, yakni layar dengan gamut warna sRGB 100%, ketahanan baterai yang luar biasa awet, serta RAM DDR4 yang bisa ditingkatkan hingga 32 GB. Sayangnya, semua hal ini membuat laptop terasa sangat berat (2,46 kg).

Pengguna juga tidak dapat menemukan USB-C dengan antarmuka Thunderbolt 4 di laptop seharga Rp19 jutaan ini. Sungguh kesempatan yang terlewatkan, mengingat keberadaan port tersebut dapat menghubungkan laptop dengan multiple monitor untuk memudahkan desainer dalam multi-tasking.

4. ASUS Vivobook Pro 16X OLED M7600QE

ASUS Vivobook Pro 16X OLED M7600QE
  • Layar: 16.0-inch, 4K (3840 x 2400) OLED 16:10 aspect ratio, 0.2ms response time, 550nits peak brightness, 100% DCI-P3 color gamut, glossy display
  • Processor: AMD Ryzen 9 5900HX (8-core/16-thread, 20MB cache, up to 4.6 GHz max boost)
  • Graphic Card: AMD Radeon Graphics, NVIDIA GeForce RTX 3050 Ti Laptop GPU, Boost up to 1035MHz at 35W (50W with Dynamic Boost)
  • RAM: 16GB DDR4 on board
  • Storage: 1TB M.2 NVMe PCIe 3.0 SSD
  • Optical Drive:
  • Konektivitas: WiFi 6, Bluetooth 5
  • Port: 1x USB 3.2 Gen 1 Type-A, 1x USB 3.2 Gen 1 Type-C, 2x USB 2.0 Type-A, 1x HDMI 1.4, 1x 3.5mm Combo Audio Jack, 1x DC-in, 1x Micro SD card reader
  • Baterai: 96WHrs, 3S2P, 6-cell Li-ion

Laptop ini sebetulnya memiliki nama resmi ASUS Vivobook Pro 16X OLED. Hanya, beberapa seller menulisnya dengan “ASUS Vivobook Pro 14 OLED” diikuti dengan SKU “M7600QE”. Angka 16 dan 14 merujuk pada ukuran layar si laptop.

Seluruh aspek yang dimiliki laptop ini untuk mendukung aktivitas content creation. Mulai dari layar, bentang 16 inci masuk kategori luas. Layar glossy ini memiliki detail tinggi dengan resolusi 4K, serta tembus rentang warna 100% DCI-P3.

Layar dengan sertifikasi TUV Rheinland ini telah divalidasi oleh Pantone, sehingga kecermatan warnanya dapat dipertanggungjawabkan untuk memproduksi konten sekelas film bioskop. Lanjut soal performa, gabungan Ryzen 9 HX 5000 Series dan GeForeceRTX 3050 Ti menjamin seluruh pekerjaan kreatif dapat ditangani dengan baik. Prosesor tersebut bisa untuk di-overclock jika diperlukan.

Dua komponen penting itu tentu dapat bekerja dengan optimal karena adanya sistem termal IceCool Plus yang punya dua kipas. Satu fitur menarik lagi dari laptop ini adalah dialpad virtual pada touchpad-nya. Dialpad ini dikhususkan untuk memudahkan kontrol saat pengguna memakai rangkaian software Adobe.

Seperti Adobe Photoshop, Premiere Pro, After Effects, dan Lightroom. Nah, meskipun laptop 19 jutaan ini punya baterai besar, 96 Wh, nyatanya bobotnya tidak sampai 2 kg, tepatnya 1,95 kg saja.

5. Acer ConceptD 3 Ezel Pro

10 Laptop yang Bagus untuk Desainer Grafis di Tahun [year] 6
  • Layar: 14″ FHD, IPS, 340 nits, 100% sRGB
  • Processor: Intel Core i7-11800H (8 core 16 thread, 2,3 GHz up to 4,6 GHz)
  • Graphic Card: NVIDIA Quadro T1200 (4 GB GDDR6 VRAM)
  • RAM: 16 GB DDR4 SDRAM
  • Storage: 1 TB PCIe Gen3, 8 Gb/s ,NVMe
  • Optical Drive:
  • Konektivitas: Intel® Wireless Wi-Fi 6 AX201 with MU-MIMO + Bluetooth 5.0
  • Port: 1x HDMI, 2x USB 3.2 Gen 1 Type-A, 1x USB 3.2 Gen 2 type-C,
  • Baterai: 4-cell Li-Ion
Baca juga  Dijamin Untung! Ini Jenis Ikan yang Cocok Dibudidayakan

Berbicara laptop khusus desain, tentu tidak afdol jika tidak menyebut Acer ConceptD 3 Ezel Pro. Pada versi terbarunya, laptop ini mengandalkan prosesor Intel Core i7 generasi 11 Tiger Lake. Laptop ini punya rancang bangun yang sesuai untuk aktivitas menggambar dan mendesain.

Desainnya yang versatile bisa dijadikan mode tablet ataupun mode kanvas, disertai dengan layar PANTONE Validated yang bisa menampilkan warna-warna pada standar Pantone Matching System (PMS).

Mengusung layar beresolusikan Full HD, ukurannya yang sebesar 15,6 inci membuat tampilan tampak begitu tajam. Seolah kualitas layar ini tidak cukup bagus, ia hadir dengan akurasi warna Delta E di bawah 2 sehingga warnanya sungguh tampak seperti dunia nyata.

Laptop mendukung enam mode yang beragam, dan mendukung touchscreen serta penggunaan stylus yang memiliki tingkatan pressure sebanyak 4.096. Perangkat canggih besutan Acer tersebut juga dilengkapi VGA NVIDIA Quadro T1200 yang dikhususkan untuk aplikasi desain seperti CAD. Miliki laptop untuk desain ini dengan membayar Rp27 jutaan.

6. MSI Creator Z16P

MSI Creator Z16P
  • Layar: 16” QHD+ (2560 x 1600), IPS-Level, 100% DCI-P3
  • Processor: Intel Core i9-12900H (14 core: 6 Performance core + 8 Efficiency core, 20 thread, 3,8 Ghz up to 5 GHz)
  • Graphic Card: NVIDIA GeForce RTX 3080 (VRAM 8GB GDDR6)
  • RAM: DDR5 32GB (16GBx2)
  • Storage: 2TB NVMe PCIe (2x M.2 SSD slot (NVMe PCIe Gen4)
  • Optical Drive:
  • Konektivitas: WiFi 6e, Bluetooth 5.2
  • Port: 1x Type-C (USB3.2 Gen2 / DP), 1x Type-C (USB / DP / Thunderbolt 4) with PD charging, 1x Type-A USB3.2 Gen2, 1x SD Express Card Reader, 1x jack audio 3,5 mm
  • Baterai: 4 cell, 90 Wh

Sesuai namanya, MSI Creator Z16P adalah laptop yang diciptakan untuk pekerja kreatif. Meski begitu, MSI tetap memberi sentuhan estetika. Bodi laptop ini tegas dan minimalis, tetapi tepiannya tetap dibuat dengan lengkungan untuk alasan kenyamanan. Detail bodi dikerjakan dengan proses CNC.

Layar Quad HD IPS, prosesor Core i9 generasi ke-12 (Alder Lake), dan GPU RTX 30 Series, menjamin pengalaman bekerja dengan tingkat kecepatan tinggi. GPU RTX laptop ini diklaim memiliki performa 2 kali lipat ketimbang RTX 20 Series.

Hal itu membuatnya siap mengedit video 8K HD dan menciptakan model 3D dengan lincah dan akurat. Bekerja pun makin asyik karena Anda bisa memanfaatkan pena stylus MSI Pen. Pena ini dapat memudahkan Anda menggambar dan menyeleksi warna.

Penggunaan pena ini turut didukung oleh layar IPS touch screen yang canggih dan memukau. Layar ini tembus rentang warna DCI-P3 dan memiliki penyimpangan warna yang rendah (Delta E kurang dari 2). Di sisi lain, Anda tak perlu khawatir suhu laptop lekas meningkat saat diajak bekerja dalam waktu lama.

Pasalnya, laptop dengan sertifikasi ketahanan militer ini dilengkapi sistem pembuangan panas yang canggih. Ia mempunyai dua kipas yang disambung dengan komponen vapor chamber layaknya smartphone. Komponen tersebut akan membuat laptop tetap dingin dan kipas terasa hening.

7. Acer SWIFT X SFX-41G

Acer SWIFT X
  • Layar: 14.0″ IPS Full HD 1920 x 1080, 300 nits, Acer ComfyViewTM LED-backlit TFT LCD, 16:9 aspect ratio, 100% sRGB, Wide viewing angle up to 170 degrees, Mercury free, environment friendly
  • Processor: AMD Ryzen 5 5600U (6 core 12 thread, 2,3 GHz up to 4,2 GHz)
  • Graphic Card: NVIDIA GeForce RTX 3050 4GB GDDR6
  • RAM: 16 GB onboard LPDDR4X Dual Channel
  • Storage: 512 GB SSD PCIe Gen3, 8 Gb/s, NVMe, satu slot kosong SSD NVMe
  • Optical Drive:
  • Konektivitas: WiFi 6, Bluetooth
  • Port: 1x HDMI, 1x jack audio 3,5 mm, 2x USB 3.2 Gen 1 Type-A, 1x USB 3.2 Gen 2 Type-C (support display port, power delivery 5V 3A, data transfer up to 10 Gbps)
  • Baterai: 59Wh, hingga 12 jam

Laptop ini adalah Acer Swift X dengan seri SFX14-41G. Acer merancang laptop ini buat para kreator yang tak bisa diam saja di rumah. Di balik bodi tipis nan ringan, laptop ini menyimpan kemampuan prima. Hal tersebut berkat prosesor Ryzen 5 5000 Series dan GPU powerful GeForce RTX 30 Series.

Apalagi RAM yang dibawanya sudah 16 GB dual channel, sertai SSD-nya memakai teknologi PCIe Gen 3 yang jauh lebih kencang ketimbang SSD SATA. Laptop dengan bobot 1,5 kg ini dapat membantu Anda menyeleksi warna dengan akurat karena layarnya tembus gamut warna 100% sRGB.

Sebagian orang mungkin akan khawatir dengan sistem termal laptop tipis. Namun, dengan teknologi masa kini, Acer mampu menjejalkan kipas tunggal dengan 59 bilah. Proses pembuangan panas pun meningkat 10% lantaran dibantu oleh rongga-rongga yang ada di antara keyboard dan engsel.

Tidak cuma itu, laptop 12 jutaan ini pun cocok untuk kalangan pebisnis. Fitur seperti pemindai sidik jari untuk keamanan dan AI Noise Suppression untuk kenyamanan teleconference, sangat fungsional. Tertarik dengan laptop yang punya garansi resmi 2 tahun ini?

Baca juga  10 Aplikasi Pengatur Keuangan Pribadi Terbaik di Android 2022

8. MSI Vector GP66 12UGS-292

MSI Vector GP66 12UGS-292
  • Layar: 15.6″ IPS QHD (2560*1440), 165Hz DCI-P3 100%
  • Processor: Intel Core i7-12700H (14 core; 6 P-cores and 8 E-cores, 3.5 GHz up to 4.7GHz 24MB Cache)
  • Graphic Card: NVIDIA GeForce RTX3070Ti (VRAM 8GB GDDR6; TGP Max: 150W)
  • RAM: 16 GB DDR4 3200MHZ (2*8 GB)
  • Storage: 1TB NVMe PCIe Gen4x4 SSD
  • Optical Drive:
  • Konektivitas: WiFi 6e, Bluetooth 5.2
  • Port: 1x Type-C USB 3.2 gen 2 w/ DP, 3 x Type-A USB 3.2 gen1, 1x RJ45, 1x HDMI 2.1(8K @60Hz / 4K @ 120Hz), 1 x Mini-DisplayPort
  • Baterai: 4-Cell, 65 Wh

Seperti namanya, MSI Vector GP66 12UGS-292 hadir untuk menciptakan vektor. Vektor adalah elemen paling basis dari sebuah bentuk tiga dimensi. Maka bisa dibilang bahwa laptop ini dikhususkan buat para drafter dan arsitek yang bergelut pada software Auto CAD, Corel Draw, dan software perancangan lainya.

Namun, keberadaan prosesor Core i7 generasi ke-12 dan GPU GeForce RTX30 Series tidak hanya bisa menyelesaikan jenis pekerjaan tersebut. Rendering video 4K, menjalankan gim triple A, adalah contoh pekerjaan berat lain yang mampu diatasi oleh laptop 32 jutaan ini.

Rasanya memang agak mubazir jika laptop ini tak dipakai untuk menjalankan gim. Pasalnya, layar IPS yang dibekali mendukung refresh rate tinggi hingga 165 Hz. Selain itu, nuansa gaming sangat kentara dilihat dari keyboard-nya yang punya RGB tiap satu tombol.

Beban kerja tinggi tak membuat performa MSI Vector GP66 ini jadi cepat loyo. Sebab, sang laptop telah dibekali sistem termal yang optimal dalam membuang panas. Ada dua kipas dan enam heatpipe yang dikandung laptop berbobot 2,38 kg ini.

9. Lenovo ThinkPad P15 Gen 2

Lenovo ThinkPad P15 Gen 2
  • Layar: IPS, Antiglare, 15.6″ FHD (1920×1080), 500nits, 100% sRGB, Dolby Vision
  • Processor: Intel Core i7-11850H (8C / 16T, 2.5 / 4.8GHz, 24MB)
  • Graphic Card: Iris Xe, NVIDIA RTX A2000 (4GB GDDR6, DirectX 12, TGP 60W)
  • RAM: 1x 16GB SO-DIMM DDR4-3200 Non-ECC
  • Storage: 512GB SSD M.2 2280 PCIe 4.0×4, dua slot kosong SSD NVME
  • Optical Drive:
  • Konektivitas: WiFi 6, Bluetooth 5.2
  • Port: 2 x USB-A 3.2 Gen 1 (1 always on), 2 x USB-C Thunderbolt 4, 1x USB-C, 1x HDMI, 1xHeadphone / mic combo, 1x RJ45 ethernet, 1x SD card reader
  • Baterai: 94 Wh

Seri Thinkbook dari Lenovo biasanya menyasar segmen bisnis. Akan tetapi, Lenovo ThinkPad P15 Gen 2 ini merupakan laptop workstation yang diciptakan untuk menangani beban kerja yang sangat kompleks. Lenovo menyebut, laptop ini ideal untuk engineer dan pekerja industri.

Pasalnya, laptop ini telah memperoleh sertifikasi layak pakai oleh 16 software pemodelan. Di antaranya adalah ArcGIS, AutoCAD, dan SolidWorks. Adanya GPU RTX A2000 Series merupakan pertanda bahwa laptop ini memang dipersiakan untuk menangani tingkat kerumitan yang ekstrem.

Meski disebut ideal untuk engineer, laptop dengan prosesor Core i7 generasi ke-11 ini sebetulnya juga oke dipakai desainer grafis dan content creator. Beberapa fitur keren tak luput dari laptop seharga 40 jutaan ini. Misalnya, sertifikasi ketahanan militer yang didapat dari 200 jenis pengujian di kondisi ekstrem.

Lalu ada fitur keamanan bernaman ThinkShield. Salah satu fungsi fitur ini adalah mengembalikan data dan setelan pada keadaan semula (melalui BIOS) sebelum laptop mengalami masalah. Nah, tentu saja karena ini adalah laptop Lenovo, kamera dengan penutup ada. Demikian juga dengan tombol power yang terpisah dari layout keyboard.

10. Apple MacBook Pro M1 2020

10 Laptop yang Bagus untuk Desainer Grafis di Tahun [year] 12
  • Layar: 13,3 inci (diagonal) dengan teknologi IPS, 2560 x 1600 piksel, 500 nit
  • Prosesor: Apple M1 Chip (CPU 8-Core, GPU 8-Core)
  • Graphic Card: 8 Core
  • RAM: 8 GB DDR4
  • Storage: Hingga 512 GB SSD
  • Konektivitas: Wi-Fi 6 802.11ax, Bluetooth 5.0
  • Port: Dua port Thunderbolt/USB 4
  • Baterai: Lithium-polymer terintegrasi 58,2 watt-jam

Apple MacBook Pro M1 2020 adalah pilihan yang tidak boleh dilewatkan. Laptop ini dilengkapi CPU 8-core yang mampu menangani berbagai tahapan kerja yang kompleks dalam fotografi, pemrograman, pengeditan video, dan lainnya, dengan mudah. Sementara itu, GPU 8-core-nya siap melibas tugas kaya grafis dengan mudah dan membuat game terasa sangat lancar.

Laptop 22 jutaan ini menampilkan layar Retina 13,3 inci dengan warna luas P3 untuk gambar yang cemerlang dan detail luar biasa. Ini cocok untuk menunjang pekerjaan yang membutuhkan detail tinggi. Layar yang berkualitas tinggi ini pastinya membantu Anda mengerjakan proyek lebih nyaman.

Bagian lain yang menonjol dari MacBook Pro M1 2020 adalah baterai yang sangat tahan lama, diklaim hingga 18 jam. Daya tahan baterai yang sangat memadai ini membantu Anda untuk tetap produktif saat dalam perjalanan. Lalu ada koneksi WiFi yang super cepat, papan ketik dengan lampu latar dan Touch ID, dan lain sebagainya.

Jika Anda seorang desainer grafis atau bos yang butuh laptop untuk karyawan yang bekerja di bagian desain, Anda bisa melirik salah satu dari 10 laptop di atas. Anda juga yang masih menimba ilmu di bidang desain, jika memang punya dana yang lebih, tidak ada salahnya juga melirik salah satu produk di daftar ini.


https://actoncloud.com