Simak 10 Kelebihan dan Kekurangan realme Pad Mini


Punya budget terbatas tapi ingin punya tablet berkualitas untuk gaming dan pembelajaran daring? Salah satu opsi yang layak adalah realme Pad Mini. Tablet ini sudah tersedia di Indonesia sejak akhir bulan Agustus 2022 dan memiliki banderol harga menggiurkan.

Bagaimana tidak? Cukup dengan mengeluarkan dana sekitar Rp2 jutaan saja, realme Pad Mini bisa Anda bawa pulang. Hadir dengan ukuran layar 8 inci, realme Pad Mini akan menjadi teman setia Anda di kala beraktivitas di luar rumah.

Bobotnya yang ringan serta dimensinya yang ringkas membuatnya mudah diselipkan di tas. Ditambah, performanya juga tidak kalah dengan tablet lain di kelas harga yang sama. Produktivitas lancar, hiburan nyaman, isi dompet pun tetap terjaga.

Nah, jika Anda tertarik ingin menjadikan realme Pad Mini sebagai tablet Anda berkutnya, sebaiknya simak terlebih dahulu poin-poin kelebihan dan kekurangannya berikut ini ya.

Spesifikasi realme Pad Mini

Layar IPS LCD 8.7 inci
Chipset UNISOC Tiger T616
RAM 3 GB, 4 GB
Memori Internal 32 GB, 64 GB
Kamera
8 MP
(wide)
Baterai Li-Po 6400 mAh
Kelebihan Baca di sini
Mau beli HP baru tapi bingung memilihnya? Yuk tanyakan ke tim Carisinyal aja. Klik di sini!

Kelebihan realme Pad Mini

Tablet anti-boncos besutan realme ini akan menjadi sarana produktivitas dan entertainment yang nyaman, terlebih untuk Anda yang suka berpergian. Penasaran dengan kelebihannya? Simak poin-poin di bawah ini.

1. Performa Chipset Unisoc T616 yang Memadai

unisoc t616_

realme merupakan salah satu brand yang kerap memprioritaskan performa pada setiap produknya. Tidak terkecuali pada realme Pad Mini yang diotaki oleh chipset Unisoc T661. Meskipun bukan berasal dari keluarga Qualcomm ataupun MediaTek, kinerja chipset di tablet ini mampu kalahkan tablet lainnya di kelas harga yang sama.

Sekilas informasi, Unisoc yang semula memiliki nama Spreadtrum merupakan merk pembuat chipset yang dipasarkan untuk ponsel kelas bawah (entry-level). Hingga artikel ini ditulis, belum banyak perangkat yang gunakan Unisoc T616 ini. Hany ada dua perangkat pintar yang diotaki chipset ini adalah realme C35 dan realme C35Y.

Menurut informasi yang dihimpun dari NanoReview, Unisoc T616 merupakan chipset khusus perangkat low-end yang diumumkan pada Januari 2021. Chipset ini ditenagai delapan pasang inti prosesor yang terdiri atas klaster performa dan hemat daya, dalam format 2 + 6.

Untuk kemampuan klaster performa, dipercayakan pada dua inti Cortex A75 berkekuatan 2 GHz. Sedangkan untuk inti hemat dayanya, tersedia enam unit Cortex A55 yang punya frekuensi 1.8 GHz.

Tidak lupa, Unisoc T616 dibangun atas dasar proses fabrikasi 12 nm dengan dukungan kartu grafis (GPU) berupa Mali G57 MP1 dengan frekuensi hingga 750 MHz.

Jika ingin dibandingkan dengan chipset yang setara dari lini Qualcomm, Unisoc T616 ini bisa dibilang berada di tengah-tengah antara Snapdragon 665 dan Snapdragon 675. Kalau dari kubu MediaTek, Unisoc T616 ini terbilang setara dengan Helio G80 lantaran punya skor AnTuTu v9 yang mirip-mirip.

Masih dilansir dari sumber yang sama, Unisoc T616 sendiri sanggup meraih skor benchmark AnTuTu v9 sebesar 223.358 poin. Skor ini 16% lebih rendah dibanding Snapdragon 675 dengan skor 258.709 poin. Namun, lebih unggul ketimbang Snapdragon 665 yang punya skor 197.423 poin.

Adapun saat dibandingkan dengan skor Helio G80 yang sebesar 232.546 poin, Unisoc T616 lebih unggul sekitar 4%. Jadi, jika Anda pernah merasakan performa perangkat yang gunakan chipset Helio G80, Anda sudah punya sedikit gambaran mengenai kehebatan chipset Unisoc T616.

Performa dari realme Pad Mini sendiri ternyata lebih tercermin pada aktivitas gaming ketimbang saat melakukan navigasi sehari-hari. Menurut ulasan yang dilakukan situs Tech Advisor, realme Pad Mini berhasil memainkan gim berat seperti Asphalt 9 dan COD Mobile tanpa hambatan yang berarti.

Tidak ada keluhan yang bisa dilayangkan saat memainkan gim Asphalt 9. Begitu pun dengan COD Mobile yang berhasil menjaga frame rate tetap playable dan layak pada pengaturan grafis Medium. Hanya ada sesekali frame drop, delay dalam input sentuhan layar, serta sedikit dampak buruk pada waktu loading.

Masih berdasarkan laman Tech Advisor, realme Pad Mini berhasil meraih skor Geekbench 5 multi-core sebesar 1362 poin. Ini mengalahkan dua kompetitor di harga yang sama, yakni Galaxy Tab A8 (1250 poin) dan Nokia T20 (1126 poin).

Baca juga  10 HP dengan Snapdragon 660 Termurah (Agustus 2022)

Bisa disimpulkan, performa realme Pad Mini dapat diandalkan untuk bermain gim kasual. Bahkan performanya terbilang di atas rata-rata untuk di kelas harganya.

2. Layar yang Cukup Oke di Kelasnya

realme pad mini layar_

Apakah layar pada realme Pad Mini layak diacungi jempol sebagai salah satu yang terbaik di industri? Sebenarnya, tidak. Pasalnya, layar tablet terjangkau ini memang memiliki sejumlah ketidaknyamanan.

Yakni, seperti tingkat brightness maksimal yang hanya mencapai 360 nit sehingga kurang nyaman untuk melihat layar di bawah terik matahari langsung. Juga, layar tablet ini tidak memiliki opsi untuk meningkatkan saturasi warna.

Adapun ukuran kerapatan pikselnya pun hanya terbatas di 179 ppi, yang mana akan menampilkan efek choppy alias kotak-kotak pada beberapa aspek visualnya.

Di luar dari beberapa kekurangannya, kami tetap menempatkan kondisi layar sebagai salah satu kelebihannya. Soalnya, layar tablet setidaknya masih tetap layak untuk aktivitas membaca ebook, menonton konten, ataupun yang lainnya.

Tersedia mode Eye Comfort yang dapat mengurangi intensitas cahaya biru agar tidak membuat mata lelah. Di saat sedang membaca artikel atau buku digital, tablet juga sediakan Reading Mode untuk membuat tampilannya menjadi greyscale. Anda juga bisa menggunakan Dark Mode agar teks menjadi warna putih pada latar hitam.

realme Pad Mini sendiri menggunakan ukuran layar 8.7 inci pada resolusi 1340 x 800 piksel. Tablet ini hadir dengan panel IPS LCD yang menampilkan reproduksi warna cukup menawan.

Layar perangkat ini mungkin akan kurang cocok untuk aktivitas luar ruangan atau untuk Anda yang nit-picky soal ketajaman layar. Namun jika Anda menginginkan tablet terjangkau dengan layar memadai untuk konsumsi konten dan sarana membaca digital, realme Pad Mini lebih dari cukup.

3. Baterai Awet yang Dilengkapi Fast Charging 18 W

realme pad mini baterai_

Karena layar tablet yang umumya lebih besar dari smartphone, tentu dibutuhkan kapasitas baterai yang besar pula agar bisa tahan lama seharian. Inilah salah satu keunggulan utama realme Pad Mini, dimodali dengan kapasitas 6.400 mAh.

Tidak ada yang bisa dikeluhkan dari ketahanan baterai tablet, lantaran bisa bertahan hingga seharian penuh meski pada pemakaian yang cukup intens. Pihak realme sendiri mengklaim kalau tablet sanggup menyala selama 15,8 jam saat digunakan untuk streaming video.

Dan rupanya, sumber ZDNet turut mengamini kehebatan baterai tersebut. Disebutkan bahwa tablet meraih durasi hingga 16 jam 22 menit saat tes baterai PCMark for Android Work 3.0.

Ditambah lagi, menurut Tech Advisor, tablet ini diakui punya ketahanan baterai yang panjang sekalipun pada varian 4G LTE. Saat diujikan bermain gim, baterai hanya berkurang 5% setelah memainkan satu ronde COD Mobile. Dengan auto-brightness. Penggunaan screen-on time juga terbilang sangat awet, bertahan hingga 9,5 jam.

Lalu, bagaimana dengan durasi pengecasannya? Ya, tablet ini mendukung fast charging 18 W pada port pengecasan USB Type-C. Namun sayangnya, sebenarnya durasi pengecasan di tablet ini tidak dapat dikatakan “cepat”. Atau tepatnya, tergantung definsi Anda sendiri mengenai kata “cepat”.

Berbagai sumber mengatakan tablet hanya dapat dicas sampai full selama kurang lebih 2 jam. Tech Advisor mengujikan durasi pengisian selama 2 jam 45 menit, sedangkan ZDNet mencatatkan durasi pengecasan 1 jam 45 menit dari 17% hingga 94%.

Secara face value, waktu pengecasan 2 jam lebih memang terbilang lambat. Namun mengingat price range yang dituju oleh tablet ini, serta kondisi kapasitas baterainya yang tergolong besar, kemampuan pengecasannya masih dapat dimaklumi.

Baca juga  15 HP Tahan Banting dan Tahan Air Terbaru (Juni 2022)

4. Konektivitas Serba Modern

realme pad mini konektivitas_

Hadir di tahun 2022, tablet realme ini terbilang sudah hadirkan konektivitas yang sesuai dengan zamannya. Tidak lagi dikemas dengan port microUSB 2.0 yang tergolong obsolete, kini tablet menggunakan port USB Type-C.

Bukan cuman itu. Tablet ini juga memiliki versi Bluetooth 5 yang sanggup berikan latensi rendah saat terhubung dengan TWS. Bluetooth juga mencakup fitur A2DP dan LE. Adapun untuk jaringan internet WiFi-nya, pengguna disuguhkan WiFi 5 Dual Band (802.11ac) dengan kecepatan yang lebih baik.

Pengguna diberikan opsi Dual SIM hibrida (4G LTE) dengan slot SIM 2 yang bisa dialihfungsikan sebagai penampung memori eksternal hingga 1 TB. Untuk dapat menghubungkan HP dengan earphone, tablet juga menyuguhkan port 3.5 mm jack audio di atas bodi.

5. Hadir dengan Memori Internal UFS

realme pad mini_

Ada kalanya tablet atau smartphone murah menawarkan memori internal pada standar eMMC 5.1. Standar tersebut sudah terbilang jadul karena kecepatan transfernya yang lambat. Meski realme Pad Mini dibanderol dengan harga terjangkau, standar yang diusung sudah UFS 2.1 (Universal Flash Storage).

Bukan cuman tawarkan kecepatan tinggi, UFS juga cenderung lebih hemat daya dibandingk eMMC. Jadi, tidak salah-salah amat jika hal ini diasumsikan sebagai salah satu alasan utama di balik ketahanan baterainya yang kuat.

Kehadiran UFS di tablet ini juga jadi lebih mudah diapresiasi jika kita membandingkan tablet lain di kelas yang sama, yakni Samsung Galaxy Tab A7 Lite yang masih pakai eMMC 5.1.

Untuk kapasitasnya sendiri, perangkat ini bawakan opsi memori internal 32 GB dan 64 GB yang disandingkan dengan varian RAM 3 GB dan 4 GB. Sudah terbilang cukup di kelasnya untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

6. Desain Bodi Kekinian dengan Bobot Ringan dan Bezel Tipis

realme pad mini desain_

Mengusung kata “mini” di namanya memberikan kesan spesifik untuk tablet terjangkau yang satu ini. Ya, realme Pad Mini memang sengaja dirancang untuk memenuhi kebutuhan portabilitas. Alias, lebih nyaman dibawa berpergian dibanding realme Pad biasa.

Ini karena tablet punya bobot yang sungguh ringan, hanya di angka 372 gram saja. Bukan itu saja, tablet inipun lebih tipis dan ramping dibanding tablet 8 inci lain pada umumnya. Diketahui, ketebalan realme Pad Mini tidak lebih di angka 7,6 mm. Lebih tipis dibandingkan Galaxy Tab A7 Lite dengan ketebalan 8 mm.

Sebagai tablet di rentang harga yang begitu terjangkau, realme juga berhasil membuat tampilannya tampak premium. Ia mengusung desain unibodi dengan bahan material aluminium pada sisi frame. Menurut Tech Advisor, bodi tablet ini begitu terasa kokoh dan nyaman di tangan.

7. Sistem Operasi yang Bersih + Ramah untuk Anak

realme pad mini android

Ponsel realme biasanya menyediakan antarmuka berbasiskan Android yang sudah “dibumbui” dengan fitur-fitur dan aplikasi racikan perusahaan. Akan tetapi, pengalaman sistem operasi di realme Pad Mini cukup berbeda, karena lebih menyerupai stock Android yang bersih.

Tablet ini disediakan dengan “realme UI for Pad” berbasiskan Android 11. Dengan pengalaman yang bersih tersebut, otomatis membuat tablet ini minim bloatware. Anda bisa menginstal lebih banyak aplikasi karena space di penyimpanan yang lebih luas.

Terlepas dari bersihnya antarmuka, rupanya realme tidak lantas memberikan fitur seadanya pada software tablet ini. Tersedia fitur bernama Google Kids Space yang sangat cocok untuk penggunaan oleh anak-anak.

Fitur akan meningkatkan rasa kreativitas dan keingintahuan anak melalui konten-konten child-friendly yang mereka berikan; seperti buku, gim, video, aaplikasi, dan lain-lain.

Selain itu, orang tua juga tidak perlu khawatir saat membiarkan buah hati mereka bermain tablet. Sudah ada fitur parenting control yang bisa membatasi durasi penggunaan dan menentukan jenis-jenis konten apa saja yang bisa diakses.

8. Kamera Cukup Layak

realme pad mini kamera_

Tablet memang umumnya tidak dirancang sebagai sarana utama dalam menunjang fotografi. Tapi, ini tidak mencegah realme untuk berikan kamera layak pada tablet yang satu ini.

Baca juga  Ini Dia 10 Kelebihan dan Kekurangan Apple iPhone 14 Pro

Spesifikasi hardware-nya tidak terpaut jauh dari realme Pad reguler. Anda masih disuguhkan dengan kamera utama 8 MP (f/2.0) dengan kemampuan perekaman video hingga 1080p di kecepatan 30 FPS.

Sayangnya, sisi kamera depannya mengalami penurunan. Alih-alih hadirkan sensor ultrawide berkekuatan 8 MP yang memiliki FOV 105 derajat, realme Pad Mini hanya disuguhkan dengan kamera wide-angle biasa dengan resolusi 5 MP (f/2.2).

Kamera selfie ini memiliki FOV (field of view) sebesar 77 derajat, sehingga tidak dapat memuat lebih banyak subjek dalam satu frame seperti varian regulernya.

Fitur-fitur kameranya masih terbilang cukup lengkap untuk seukuran tablet harga terjangkau. Termasuk slow motion, time lapse, panorama, mode portrait, dan lain sebagainya.

Tapi memang, tidak tersedia fitur mode malam di tablet ini. Absennya LED Flash juga akan semakin mempersulit pengguna untuk hasilkan gambar yang bagus dalam kondisi malam hari.

Bagian depan mendukung pembukaan kunci layar melalui face unlock. Jadi, setidaknya pengguna tidak perlu repot memasukkan kata sandi, PIN, atau pola setiap kali mau menggunakan tablet.

Kamera tablet masih terbilang oke untuk keperluan fotografi siang hari secara standar. Kalau memang smartphone Anda sedang habis baterai, memotret pakai realme Pad Mini ini masih menjadi opsi alternatif yang layak. Ditambah, kamera depannya masih tergolong jernih untuk melakukan aktivitas video call.

Berikut ini adalah beberapa sampel kamera yang kami kumpulkan dari beberapa sumber.

Kekurangan realme Pad Mini

Di luar dari kelebihanya, ada beberapa hal lain yang juga mesti jadi perhatian anda sebelum membeli, yakni sebagai berikut.

1. Fitur Multi-Tasking yang Kurang Variatif

realme pad mini multi-tasking_

Sistem antarmuka tablet ini memang terasa seperti stock Android. Meski terdengar bagus karena punya tampilan bersih dan minim bloatware, namun tablet pun jadi minim fitur juga.

Untuk urusan multi-tasking, Anda hanya bisa mengandalkan fitur split-screen yang sudah tersedia secara native pada Android. Mengingat tablet ini punya ukuran lebih besar dari smartphone, tentu wajar jika kita berharap adanya fitur multi-tasking yang lebih kaya dan beragam.

Di kala tablet yang diinginkan mampu setidaknya tampilkan sebanyak tiga jendela aktif secara bersamaan, fitur split-screen bawaan Android ini hanya bisa tampilkan dua jendela saja.

Keputusan realme untuk tidak mengembangkan lebih lanjut lagi soal fitur multi-tasking-nya, bisa jadi didorong oleh minimnya performa chipset. Kendati bagus untuk bermain gim, nyatanya kinerja antarmuka di tablet ini terasa agak sluggish.

2. Tidak Ada Sensor Sidik Jari

realme pad mini tanpa sensor sidik jari_

Sebelumnya sempat disinggung sedikit kalau kamera depan tablet ini mendukung fitur face unlock. Tapi bagaimana jika kita tidak ingin gunakan fitur tersebut demi alasan privasi dan keamanan? Biasanya sih, solusi alternatifnya adalah sensor sidik jari.

Namun sayang, sebagai tablet yang memang berada di rentang harga terjangkau, realme Pad Mini tidak dimodali dengan sensor fingerprint scanner.

Simpulan

realme Pad Mini adalah tablet yang terbilang nyaman dipakai untuk bermain gim. Performa chipset yang dihadirkan tergolong mengejutkan karena sanggup mengangkat frame rate memadai di kelas harganya.

Desain bodinya yang keren dan kece juga tidak akan menjadi halangan saat Anda ingin tampil sebagai yang terbaik di kalangan social circle Anda. Memiliki feel aluminium yang terasa begitu premium dan kokoh, realme Pad Mini ini tergolong layak untuk menunjang gaya hidup Anda.

Penjualan realme Pad Mini juga sudah dimulai sejak tanggal 23 Agustus 2022 di beragam marketplace dan juga situs resmi realme. Varian termurahnya merupakan versi WiFi (3/32 GB) seharga Rp2.399.000,-.

Sementara itu, versi LTE-nya bisa Anda bawa pulang dengan kucurkan dana Rp2.699.000,- untuk versi RAM 3/32 GB. Adapun untuk varian RAM 4/64 GB, model WiFi hadir dengan banderol harga rilis Rp2.799.000,- dan model LTE-nya dihargai sebesar Rp2.999.000,-.


https://actoncloud.com