3 Produk Ugreen Ini Solusi Buat Gadget yang Tak “Ditemani” Charger 


Di 2015 sampai 2022, kita sudah terbiasa dengan produk HP yang sudah tak menyertakan earphone di paket penjualan. Hal yang bakalan juga terjadi di pertengahan 2020-an saat semua produk HP, bahkan mungkin tablet dan laptop, tak lagi menyertakan charger di paket penjualan. 

Produk HP tanpa charger sudah dilakukan Apple di iPhone 12 series. Samsung pun melakukannya di Samsung Galaxy S21 series. Di 2022, beberapa tipe Samsung kelas menengah pun sudah tak menyertakan charger di paket penjualan. Beberapa produk realme kelas terjangkau pun mengikuti hal serupa. 

Kebijakan ini pun didukung Komisi Eropa. Mereka berencana membuat peraturan agar setiap produk ponsel, tablet, dan beberapa produk lain tidak lagi menyertakan charger di paket penjualan.

Kebijakan ini juga sejalan dengan rencana mereka untuk menyeragamkan port Type-C untuk pengisian daya di berbagai produk.

Kebijakan soal tidak adanya charger di paket penjualan jelas ada plus minusnya. Plusnya jelas harga produk bisa lebih murah. Ini jadi alasan paling masuk akal agar produk ponsel bisa ditekan harganya. Alasan soal ramah lingkungan hanya alasan lain yang mungkin agar kebijakan tersebut bisa lebih diterima calon konsumen. 

Minus bagi konsumen jelas adalah soal keharusan membeli lagi charger. Tapi minus ini lagi-lagi bisa diperdebatkan. Karena menurut hemat saya pribadi, ketiadaan charger ini bakal membuat konsumen bisa lebih leluasa memilih charger yang ia suka. Selain itu, charger yang masih berjalan baik juga bisa digunakan untuk banyak device. 

Sekali beli, bisa untuk beberapa produk atau bahkan produk baru dari sang produsennya nanti. Terlebih kebijakan menyamakan port Type-C untuk setiap produk HP punya imbas baik soal ini. 

Pertanyaannya sekarang, apa ada pilihan charger yang baik yang cukup awet, bahkan bisa digunakan banyak produk kedepannya nanti? Jelas ada, charger dari produsen HP-nya, selama asli jelas bisa dipakai. Atau bisa juga pakai charger pihak ke-3 yang bahkan bisa menawarkan fitur dan keunggulan yang menarik.

Sebagai contoh, 3 produk charger dari Ugreen ini yang bakal saya bahas di artikel ini. Sesuai judul artikel ini, charger dari Ugreen bisa jadi alternatif dan solusi yang oke untuk “teman” si ponsel yang tidak dilengkapi charger di paket penjualan. 

Bahkan, 3 produk charger dari Ugreen ini bisa jadi andalan buat kamu yang butuh charger pengganti charger bawaan. Terlebih banyak produk HP yang mendukung charger kencang tetapi charger dalam kotak penjualan tidak mendukung charger tersebut. 

Penjelasan soal 3 produk charger menarik dari Ugreen ini saya jabarkan berikut ini. Saya juga tambahkan pengalaman pemakaian charger bawaan ini. 

1. Ugreen Mini 20W USB C Fast Charger 

Cek Harga Ugreen Mini 20W USB C Fast Charger

Ugreen Mini 20W USB C Fast Charger merupakan charger Ugreen dengan terjangkau yang mendukung pengisian 20 Watt. Harga di toko online ada di angka Rp120 ribuan. Harga yang cukup menarik mengingat chager ini menawarkan port Type-C Power Delivery 3.0 20 Watt. 

Baca juga  7 Perbedaan Smartphone realme Narzo 50 dan Narzo 50 5G

Pihak Ugreen mengklaim jika charger ini mendukung Quick Charger 4.0, 3.0, and 2.0. Itu artinya, apapun tipe HP-nya asalkan mendukung pengisian cepat tersebut, pasti daya yang keluar akan cepat. Kalaupun ponsel tersebut tidak mendukung pengisian cepat Quick Charge, ponsel tetap dapat diisi kok. Hanya saja kecepatannya bakal menyesuaikan. 

Charger dengan balutan warna putih ini diklaim dapat mengisi iPhone 13 selama 30 menit untuk mencapai daya 58 persen. Pengisian dilakukan dari 0%. Selain iPhone 13, HP ini juga mendukung iPhone 8, iPhone X, iPhone XS, iPhone XS Max, iPhone 11 series, iPhone 12 series, dan tentu saja iPhone 13 series. 

Ugreen Mini 20W USB C Fast Charger

Charger ini juga bisa dipakai mengisi daya type-C Android, baik kelas atas ataupun di kelas terjangkau. Tentunya asalkan port ponsel tersebut punya port Type-C. Saya juga memakai charger ini di ponsel Redmi Note 8. 

Saat pengisian awal, daya baterai Redmi Note 8 adalah 21 persen. Saya isi ponsel tersebut memakai Ugreen Mini 20W USB C Fast Charger. Hasilnya, baterai terisi 95 persen dalam waktu 1 jam 90 menit. Bisa dibilang, untuk mencapai penuh, dibutuhkan waktu kurang dari 2 jam. 

Hal yang perlu diperhatikan, Ugreen Mini 20W USB C Fast Charger yang saya terima ini tidak disertai dengan kabel bawaan. Karena itu, pengguna harus punya kabel terpisah. Untuk pengguna Android, setidaknya harus punya kabel USB Type-C to Type-C. 

Sementara pengguna iPhone, harus punya kabel USB Type-C to Lightning Cable. Banyak kok yang jual produk sejenis. Ugreen juga punya beberapa produk sejenis ini yang dinamakan UGREEN USB C to Lightning Cable

2. Ugreen Nexode 65W Charger

Ugreen Nexode 65W Charger

Cek Harga Ugreen Nexode 65W Charger

Charger kedua adalah Ugreen Nexode 65W Charger. Ini adalah charger yang menarik, setidaknya menurut saya. Menarik karena charger ini ada di harga yang tidak terlalu mahal tetapi masih menawarkan banyak fungsi menarik. Harganya ada di angka Rp300 ribuan. 

Hal yang membuat charger ini menarik adalah kemampuan pengisian dayanya yang mencapai 65 Watt. Selain itu, charger ini punya 3 port yang terdiri dari 2 port USB Type C dan 1 port USB Type A. 

Ugreen GaN 65W

Ugreen Nexode 65W Charger ini merupakan tipe GaN charger. Bagi yang belum tau, GaN adalah Gallium Nitride. Saya tidak mengerti detail jelasnya. Berdasarkan berbagai informasi yang saya baca, GaN ini merupakan bahan bahan yang mulai digunakan untuk semikonduktor charger. 

Yang paling penting sebenarnya adalah fitur yang ditawarkan teknologi GaN ini. Katanya sih, ini merupakan teknologi yang hadirkan kemampuan bekerja 20x lebih cepat dibandingkan charger generasi sebelumnya. Teknologi ini juga membuat charger bisa lebih ringkas. Karena itu GaN charger ini sangat ramah dibawa-bawa karena tidak terlalu berat. 

Baca juga  Ini Dia 3 Cara Nonton dan Streaming Liga Inggris
Ugreen GaN 65W

Contohnya Ugreen Nexode 65W Charger ini yang punya berat 130 gram. Ukuran yang masih oke tentunya. Apalagi charger ini bisa mengisi daya perangkat laptop seperti Macbook, Chromebook, ataupun laptop Windows dengan dukungan pengisian daya Type-C dan mendukung pengisian cepat sampai 65 Watt. 

Karena itu, Ugreen Nexode 65W Charger ini bisa jadi satu alat pengisian daya untuk semua perangkat. Ponsel, laptop, TWS, atau alat apapun yang harus diisi daya, tinggal memakai Ugreen Nexode 65W. Tentunya jika alat tersebut punya port Type-C untuk pengisian daya. 

Saya pribadi senang memakai charger ini. Ponsel saya yang lain, yakni realme narzo 50 5G, bisa diisi dengan cepat dengan charger ini. Dari 25 persen, charger bisa mengisi daya sampai 80 persen dalam waktu 60 menit. Hanya saja untuk mencapai 100 persen, waktu yang dibutuhkan dari 80 persen ke 100 persen butuh waktu 45 menit. 

Ugreen Nexode 65W Charger
Isi Kotak Ugreen Nexode 65W Charger

Namun ini hal wajar. Banyak charger kok yang mendukung pengisian cepat dengan super ngebut di awal sampai batas tertentu. Baru biasanya sudah 70 persen ke atas, pengisiannya agak diperlambat. Ini biasanya dilakukan agar baterai perangkat bisa lebih awet. 

Oh yah, sebagai informasi, realme narzo 50 5G ini punya charger bawaan 33 Watt yang realme sebut sebagai teknologi Super Dart. Ia punya teknologi pengisian cepat 33 watt yang biasanya jarang dimiliki charger lain. Nah, menariknya justru charger Ugreen Nexode 65W Charger ini punya kompatibilitas yang baik dengan Super Dart. 

Kalau saya bisa simpulkan, Ugreen Nexode 65W Charger ini cocok untuk pengguna yang butuh satu charger yang cukup ringan dan mendukung pengisian banyak perangkat, bahkan pengisian bisa dilakukan sekaligus. Apalagi harganya tidak terlalu mahal. 

Oh yah, Ugreen Nexode 65W Charger yang saya tes ini dijual di Rp300 ribuan karena hanya punya 3 port. Ada juga varian yang punya 4 port dengan harga di atas Rp400 ribuan. 

2. Ugreen Nexode 100W Charger

Ugreen Nexode 100W Charger

Cek Harga Ugreen Nexode 100W Charger

Kalau butuh dukungan pengisian yang lebih cepat, Ugreen Nexode 100W Charger bisa jadi opsi menarik. Saya sebenarnya sudah sangat cukup dengan versi 65 watt mengingat perangkat yang saya pakai juga tidak mendukung pengisian yang sampai 100 watt. 

Namun, semua orang punya kebutuhannya masing-masing. Terlebih karena sekarang ada banyak perangkat seperti ponsel yang mendukung pengisian cepat 100 watt, bahkan lebih. 

Ugreen Nexode 100W Charger

Karena itu mereka yang punya jenis perangkat tersebut, Ugreen Nexode 100W Charger bisa jadi pilihan tepat. Apalagi, charger ini punya 4 port. 

Charger ini sendiri sebenarnya punya bentuk yang mirip dengan Ugreen Nexode 65W. Desainnya khas seperti charger kebanyakan. Posisi port juga serupa. Balutan warna juga serupa, yakni warna hitam penuh. Tipe chargernya juga adalah tipe GaN. 

Baca juga  4 Cara Membuat NGL Link yang Viral di HP Android dan iPhone
Ugreen Nexode 100W Charger

Selain dukungan daya, pembeda Ugreen Nexode 100W Charger dengan Ugreen Nexode 65W ada di bobotnya. Ugreen Nexode 100W Charger punya bobot 235 gram, alias 105 gram lebih berat dari Ugreen Nexode 65W. 

Selain itu, di bagian bodi charger ada tulisan 100W yang menandakan kalau produk tersebut mendukung pengisian daya 100 watt. Ugreen Nexode 65W juga punya tulisan, yaki 65W. 

Ngomong-ngomong soal watt, jangan bayangkan kalau keempat port semuanya mendukung 100 watt. Menilik spesifikasinya, hanya ada 2 port USB Type-C, yakni port 1 dan port 2 yang mendukung 100 watt. 

Sementara port 3 Type C mendukung 22,5 Watt port USB-A mendukung 22,5 watt. Penjelasan soal ini bisa disimak pada gambar di bawah ini. 

Ugreen Nexode 100W Charger

Selain itu, jangan menduga kalau semua port ketika digunakan akan memberikan daya 100 watt. Ketika dipakai semuanya, justru daya yang diberikan akan dibagi-bagi. Kalau mau pakai daya 100 watt-nya, gunakan port 1 atau port 2 untuk satu perangkat. Kalau port 1 dan port 2 digunakan bersamaan, daya akan diberikan akan dibagi-bagi. 

Saya menguji Ugreen Nexode 100W Charger dengan dua ponsel, yakni Redmi Note 8 dan realme narzo 50 5G. Daya baterai Redmi Note 8 ada di 33 persen, saya isi memakai port USB Type A. Sementara, daya baterai realme narzo 50 5G ada di 26 persen, saya isi memakai port 1 USB Type-C. 

Setelah satu jam, kedua ponsel bisa mencapai daya di 70 persen. Sementara untuk mencapai penuh, keduanya membutuhkan waktu dua jam. 

Sebenarnya, hasil serupa bisa didapatkan dengan memakai charger Ugreen Nexode 65W Charger. Namun, jelas hasil akan berbeda jika diuji pada perangkat yang punya dukungan pengisian sampai 100 watt lebih. 

Ugreen Nexode 100W Charger
Isi Kotak Ugreen Nexode 100W Charger

Karena itu, bagi saya pribadi, Ugreen Nexode 65W Charger lebih menarik. Namun, untuk sebagian orang, Ugreen Nexode 100W Charger bisa jadi pilihan tepat. Asalkan tentu tidak keberatan dengan bobotnya yang sedikit agak berat dibandingkan Ugreen Nexode 65W. Selain itu, harga Ugreen Nexode 100W punya banderol harga lebih mahal, yakni Rp600 ribuan. 

Ketiga produk charger dari Ugreen tersebut jelas merupakan charger yang menarik. Apalagi jika calon pengguna membeli perangkat yang tidak dibekali charger bawaan. 

charger ugreen

Dengan teknologi charger yang sampai 100 watt, jelas akan membuat pengguna tidak perlu repot lagi memikirkan charger untuk produk baru. Siapa tahu nanti ada ponsel yang mendukung daya pengisian tinggi, calon pengguna juga sudah siap dengan charger baru. 

Jadi, tidak ada alasan lagi kekecewaan terhadap produk gadget yang di kemudian hari sudah pasti tidak akan memiliki charger. Suatu era yang memang harus dihadapi oleh saya, Anda, dan semua orang yang menikmati teknologi. 


https://actoncloud.com